PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah dilanda kemarau cukup panjang, menyebabkan berbagai kawasan terjadi kebakaran lahan hingga polusi udara, akhirnya hari ini empat wilayah di Provinsi Riau seperti Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu berpeluang terjadi hujan berintensitas ringan-sedang, demikian Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

"Potensi atau peluang hujan diprakirakan hanya akan terjadi di empat kabupaten tersebut, sementara wilayah Riau lainnya masih akan cerah hingga berawan," kata Analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Bibin Sulianto kepada pers di Pekanbaru, Minggu (23/2/2014).

Sebagian besar Riau telah dilanda kemarau atau cuaca minim hujan sejak lebih sebulan, menyebabkan peristiwa kebakaran lahan terjadi di berbagai kawasan dan polusi udara akibat kabut asap.

Ia mengatakan, peluang hujan terjadi pada sore dan malam hari namun masih bersifat lokal dengan durasi yang singkat.

Mengenai titik panas (hotspot), Bibin mengatakan Satelit Terra dan Aqua pada pukul 05.00 WIB mendeteksi 82 titik di daratan Sumatera dan Riau masih mendominasi yakni 64 titik. Jumlah ini jauh menurun jika dibandingkan dengan hari sebelumnya dimana di Sumatera terdapat 450 titik panas dan di Riau terdeteksi sebanyak 402 "hospot".

Khusus di Riau, demikian Bibin, titik panas terdeteksi satelit berada di lima wilayah kabupaten/kota, terbanyak berada di Bengkalis yakni 46 titik.

Kemudian kata dia, di Kabupaten Kepulauan Meranti terdeteksi sebanyak delapan titik, Dumai ada enam titik, serta di Indragiri Hilir ada tiga dan Siak hanya satu titik.

Untuk tingkat kepercayaan merupakan peristiwa kebakaran lahan mulai 81 hingga seratus persen menurut dia ada sebanyak 29 titik tersebar di beberapa wilayah. (fzr/ant)