SELATPANJANG - Setidaknya sudah ada sekitar 700 hektar lahan dan hutan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terbakar sejak awal tahun hingga pertengahan April 2016. Kebakaran itu terjadi di semua kecamatan yang ada di Kepulauan Meranti.

Informasi ini sebagaimana disampaikan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti M Edy Afrizal SE MH ketika ditemui di Selatpanjang, Jumat (15/1/2016). Kata laki-laki yang akrab dipanggil Panglime Edy itu, kebakaran lahan dan hutan di kabupaten termuda se Riau diperkirakan sudah mencapai sekitar 700 hektar.

"Bulan Maret 2016 saja kebakaran sudah lebih 500 hektar. Hingga pertengahan April 2016 ini, sudah lebih 700 hektar," ujar Edy Afrizal.

Dikatakan Edy lagi, kebakaran pada lahan dan hutan terjadi di seluruh kecamatan. Hanya saja, luas wilayah yang terbakar bervariasi. "Ada yang kebun karet, kebun sagu, semak belukar, hingga lahan konsesi perusahaan," tambah M Edy Afrizal lagi.

Untuk itu, Edy juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa berjaga-jaga agar tidak terjadi Karlahut. Andai ditemukan kebakaran diminta secepatnya melakukan pemadaman dan melapor ke BPBD Meranti.

"Tidak hanya ke masyarakat, bagi perusahaan yang lahan konsesinya terbakar, tolong sampaikan laporan ke BPBD," ujar M Edy Afrizal juga. ***