
PEKANBARU, GORIAU.COM - Akhirnya Tim Dayung Riau menyudahi Kejuaraan Dayung Internasional yang berlangsung di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 23-25 November 2013 dengan membawa dua medali emas dan dua perak.
Meski sebelumnya para pedayung Riau sempat menyatakan mogok bertanding, namun atas bujukan jajaran pelatih, akhirnya mereka mau turun dan merengkuh hasil positif. Dimana sebelumnya, Riau cukup dirugikan usai finis urutan pertama di nomor Dragon Boat tiba-tiba panitia pertandingan mendiskualifikasi semua peserta.
Dua medali emas tersebut masing-masing didapat dari Kayak 1 atas nama Riska Elvia Ramadani. Sementara medali perak di nomor ini juga direngkuh Riau lewat Fitra Hayati, menyusul tim asal Medan, Sumatera Utara mengamankan medali perunggu.
Satu medali emas lainnya didapat Riau dari Kayak 2 yang diisi pasangan Riska Elvia/Fitra Hayati. Sementara medali perak di nomor tersebut juga direbut Riau lewat pasangan Wina/Rowdani. Medali perunggu di nomor ini diraih tim dayung asal negara tetangga, Malaysia.
"Kita bersyukur hasil ini bisa diraih anak-anak. Meski sebelumnya mereka menyatakan mogok, namun jajaran pelatih memberikan motivasi agar mereka bisa mengambil hikmah dari kejadian sebelumnya," kata Pelatih Kepala Dayung Riau, Amin Zebo kepada GoRiau.com, Senin (25/11/2013).
Dengan hasil tersebut, Riau keluar sebagai juara umum untuk nomor Kayak. Kemudian empat nomor yang berhasil diloloskan Riau ke final seluruhnya menyumbangkan medali. "Jadi bisa dikatakan, empat nomor yang kita loloskan ke final berhasil menyumbakan medali," kata Amin.
Seperti diketahui, Riau mengirimkan sebanyak 30 pedayung terbaiknya pada iven bergengsi ini. Seluruh atlet yang dikirim didampingi delapan orang pelatih. Meski kejuaraan ini telah berlangsung sejak 1995, namun Riau baru pertama kali ini mengikutinya.(tri)