
PEKANBARU, GORIAU.COM - Tadi pagi publik pembaca dihebohkan adanya beberapa pesawat yang batal terbang ke Pekanbaru, Riau, karena daerah ini tertutup kabut asap pekat. Namun ternyata, otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II mendapat kabar bahwa informasi itu salah.
"Termasuk satu pesawat milik Maskapai Lion Air yang batal terbang dari Batam menuju Pekanbaru, bukan karena kabut asap. Itu karena managemen operasional mereka sendiri (maskapai) yang melakukan pembatalan dikarenakan operasional yang jauh hari sebelumnya sudah memberitahukan ke pihak pengelola bandara," kata Airport Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Ibnu Hasan kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu malam (12/2/2014).
Begitu juga dengan beberapa pesawat dari maskapai lainnya yang membatalkan keberangkatan menuju Pekanbaru, menurut dia, juga karena ada permasalahan teknis bukan akibat kabut asap.
"Ini adalah konformasi terakhir yang didapat dari pihak maskapai tersebut sekiranya dapat meralat kabar sebelumnya," kata dia.
Sebelumnya dikabarkan, pesawat Lion Air dengan kode JT 237 membatalkan penerbangan dari Batam ke Pekanbaru karena kabut asap.
Keputusan pembatalan diumumkan otoritas Bandara SSK II sekitar pukul 09.30 WIB, dimana seharusnya sesuai jadwal pesawat itu tiba di Pekanbaru pukul 10.00 WIB.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru sebelumnya menyatakan, bahwa visibilitas atau jarak pandang di Bandara SSK II pada Rabu (12/2) pukul 07.00 WIB berkisat 800 hingga 1000 meter.
Namun melampaui pukul 09.00 WIB, menurut analis lembaga tersebut, jarak pandang sudah berada di atas 1,5 kilometer sehingga sudah layak untuk aktivitas penerbangan. (fzr/ant)