SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kejahatan pencurian dengan kekerasan ataupun penjambretan selalu mengintai siapa saja yang lengah saat di jalanan. Untuk itu, kepada semua warga yang beraktivitas atau berkendaraan di jalan raya diminta untuk lebih hati-hati.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kapolsek Tebingtinggi, AKP Ade Rukmayadi SH, Senin (2/2/2015) mengatakan bahwa yang menjadi sasaran utama penjambretan adalah perempuan. Tidak hanya itu, perempuan juga merupakan objek paling rawan terhadap tindak kejahatan seperti pencurian dengan kekerasan (curas).
Untuk itu, kepada seluruh warga, khususnya perempuan dilarang keras membawa sesuatu yang bisa memancing pelaku dan harus melakukan pengamanan dini. Perempuan diimbau untuk tidak membawa uang dalam jumlah besar dan memakai perhiasan terlalu mencolok.
Kata lelaki yang hobi olahraga sepeda itu, kalau pun terpaksa harus membawa uang dalam jumlah banyak hendaklah menghubungi polisi terdekat untuk meminta bantuan pengamanan.
"Harus lakukan pengamanan dini. Harus lebih hati-hati karena perampok selaku nekad saat melakukan aksinya," kata Ade.
Selain itu, ditambahkan AKP Ade juga, kepada masyarakat banyak diimbau untuk tidak memancing aksi penjambretan seperti menggantung tas di atas stang atau menenteng tas saat berkendaraan, karena dari beberapa kejadian, rata-rata para korbannya kurang waspada dan kurang berhati-hati saat meletakan tas yang dibawa saat berkendaraan.
"Hal ini jelas memancing pelaku untuk melakukan aksinya. Simpan tas di tempat yang aman atau di dalam jok motor, atau digantung didepan persis dibawah kaki, dengan kondisi tas yang aman saat mengendarai sepeda motor seperi ini, tentu mengurungkan niat para pelaku, untuk melakukan aksinya meskipun pelaku mendapatkan kesempatan," jelas AKP Ade.
(zal)