SELATPANJANG – Pencarian terhadap dua warga Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti, Riau yang hilang saat menaiki pompong dalam perjalanan menuju Selatpanjang masih berlanjut. Kapal pompong yang ditumpangi itu karam dan menghilang pada Kamis (12/5/2022) pekan lalu.

Dari informasi yang diterima pada Selasa (17/5/2022) menjadi hari kelima pencarian korban. Walaupun demikian hasil pencarian dari tim gabungan masih nihil.

"Operasi SAR H +5 hasil masih nihil," tulis Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti Ronald melalui pesan kepada Tribunpekanbaru.com melalui pesan singkatnya.

Ronal juga mengatakan bahwa operasi akan terus dilakukan hingga H7 apabila korban masih belum ditemukan.

"Batas waktu sesuai SOP tujuh hari," jelasnya.

Ronal mengakui bahwa tim gabungan minim informasi terhadap hilangnya korban.

"Untuk kendala kita masih meraba, karena tidak ada saksi mata yang melihat dengan jelas lokasi pastinya. Hanya diperkirakan di sekitar Belting," jelasnya

Seperti diketahui satu unit kapal bermuatan besi menghilang setelah berangkat dari Desa Sungai Niur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti pada Kamis (12/5/2022) lalu. Awak serta armada hilang kontak sekitar pukul 19.00 WIB.

Adapun tim SAR gabungan yang turut serta dalam operasi ada, Unit siaga SAR Meranti, Pos AL Kepulauan Meranti, Pol air Meranti, Syahbandar, BPBD dan sejumlah nelayan.

Sementara itu hilangnya kapal tersebut diduga telah tenggelam dengan dua korban di kapal tersebut masih belum ditemukan.

Diketahui dua warga hilang tersebut yaitu Basri (40) bersama lego(30) sebelumnya membawa barang bekas berupa besi.

Pompong yang dibawa oleh itu diperkirakan lost kontak di Perairan Sungai Niur, Kecamatan Rangsang Pesisir sekira pukul 19.00 WIB. Setelah mendapat laporan tim SAR langsung melakukan bantuan pencarian dan diberangkat pada Jumat (13/5/2022) sekira puku 08.20 WIB.

Dijelaskan ketika bertolak menuju Selatpanjang, adik salah satu korban sempat berpapasan di LKP (Last Know Position), bahkan ketika itu berkesempatan komunikasi.

Setelah menerima info dari anggota Polairud Kepulauan Meranti, Alan Kwipomo bahwa pada Kamis 12 Mei 2022 pukul 19.00 WIB telah terjadi kecelakaan kapal lost kontak di Perairan Sungai Niur, Kecamatan Rangsang Pesisir.

Adik korban juga melihat korban sedang menguras air yang masuk ke dalam kapal pompongnya. Setelah itu adik korban

Namun pada pukul 19.00 WIB, adik korban kembali menghubungi korban melalui panggilan telepon genggam untuk memastikan apakah korban sudah sampai ke tujuan.

Namun handphone korban sudah tidak aktif. Diduga kapal tersebut tenggelam karena cuaca cukup buruk di waktu yang bersamaan.

Saat ini tim gabungan masih fokus menyisir Perairan Desa Sodor yang disinyalir menjadi titik akhir kapal tersebut hilang.***