
PEKANBARU, GORIAU.COM - Akhirnya, dualisme kepengurusan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) nasional sudah berakhir dan bersatu kembali. Ini ditandai dengan pelaksanana Kongres VIII di Malang, Jawa Timur yang mendeklarasikan rekonsiliasi kepengurusan yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (10/12/2014).
Dalam Kongres KSPSI rekonsliasi telah memilih Ketua Umum KSPSI secara aklamasi sebagai Ketua Umum adalah Yorris Raweyay dengan dihadiri 420 DPC, 34 DPD, dan 40 orang DPP serta 17 DPP Federasi Serikat Pekerja yang dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta pada tanggal 8-10 Desember 2014.
Ketua DPC KSPSI Kota Dumai Khairuddin, SHI, MAg bersama Sekretaris DPD KSPSI Riau Nursal Tanjung menyampaikan, dari DPD KSPSI Provinsi Riau yang diikuti 12 DPC KSPSI Kabupaten/Kota se Riau secara sah dan resmi sebagai peserta kongres dalam sidang, dengan tegas mengusulkan dan memilih Yorris Raweyay sebagai Ketua Umum KSPSI.
''Kami termasuk delegasi dari Riau, dan rekonsiliasi ini sudah sepakat untuk menyatukan KSPSI secara nasional termasuk di Riau. Ini artinya tidak ada lagi dualisme kepengurusan KSPSI Riau. Dengan demikian arahan dan pandangan Ketum akan terus kami sosialisasikan khususnya di Riau, dan setelah ini tidak ada lagi mengatasnamakan DPD maupun DPC KSPSI yang lain, karena ini sudah disahkan kepengurusan hasil rekonsiliasi mulai pusat sampai kabupaten/kota ke bawahnya,'' ungkap Ketua DPC KSPSI Kota Dumai Khairuddin Shi MAg kepada GoRiau.com, Jumat (12/12/2014) di Pekanbaru.
Khairuddin yang mengaku ikut dalam kongres VIII KSPSI nasional juga menyampaikan pesan Ketua Umum KSPSI nasional Yorris, agar proses rekonsiliasi berjalan sejak kongres pada Februari 2012. Dan pihaknya meminta waktu dua tahun untuk menuntaskan proses rekonsiliasi sampai ke tingkat kepengurusan terbawah, sehingga menghasilkan jumlah peserta KSPSI yang valid, dan saat Kongres KSPSI Rekonsiliasi ini disampaikan rasa hormat setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dari DPP, DPD dan DPC KSPSI seluruh Indonesia.
''Ketua umum berpesan agar pengurus DPD dan DPC KSPSI se Indonesia hasil Rekonsiliasi terus mensosialisasikan ke bawah agar buruh kita yang berjumlah 4 persen dari jumlah penduduk Indonesia dapat kita bina, lindungi dan sejahtera menuju 5 tahun kedepan,'' tutup Khairuddin. ***