SELATPANJANG, GORIAU.COM - Senin (7/6/2015) Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung yang melakukan kajian di Desa Wisata Bokor Kepulauan Meranti, Riau, beberapa waktu lalu mempresentasekan hasil kajian mereka selama di Bokor. Hasil seminar dinilai sangat bagus dan akan dilanjutkan dengan membuat Detail Engineering Design (DED).
Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti Ismail Arsyad yang sempat menjadi narasumber dalam seminar Perencanaan Tapak Kawasan Pengembangan Desa Wisata Bokor, mengaku puas dengan hasil penelitian mahasiswa STP Bandung beberapa waktu lalu.
"Mahasiswa STP Bandung yang kemarin melakukan kajian mempertahankan hasil kerjanya itu lebih kurang 2 jam dan seminarnya memuaskan. Namun ada beberapa tambahan dan masukan dari narsumber," kata H Ismail.
Karena dianggap bagus, hasil kajian itu kata H Ismail lagi, akan dilanjutkan dengan pembuatan DED. Itu akan dianggarkan pada tahun mendatang, tahun 2016. "DED ini akan kita programkan kedepannya," tambahnya.
Selain H Ismail, turut hadir dan menjadi narasumber dalam presentase, Sopandi Bathin Galang, dan Azwan. Juga ada Toni dari kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Zulfi dan Reza dari Universitas Pasundan. Selain itu pula, seminar juga dihadiri puluhan mahasiswa dari beberapa perguruan di Bandung.
(zal)