
PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau mengalami penurunan untuk periode 10-16 Juni 2026. Penurunan tertinggi melanda kelompok umur 9 tahun sebesar Rp64,09 per kilogram atau merosot 1,67 persen dibandingkan periode lalu.
Keputusan tersebut disepakati dalam rapat tim penetapan harga yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Selasa (9/6/2026). Langkah penetapan harga minggu ke-20 tahun 2026 ini sudah menggunakan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi menyatakan, berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh tim, harga pembelian TBS petani untuk kelompok umur 9 tahun turun menjadi Rp3.768,52 per kilogram.
"Dengan harga cangkang sebesar Rp19,15/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 93,30 persen, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp229,96 dan kernel minggu ini turun sebesar Rp342,05 dari minggu lalu," jelasnya.
Menurut Supriadi, tren negatif pada pekan ini murni disebabkan oleh pergerakan komoditas utama yang sedang melemah di pasar.
"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel," sebutnya.
Di samping itu, dinamika rapat juga mencatat adanya beberapa pabrik kelapa sawit yang tidak melakukan aktivitas penjualan. Menghadapi kondisi tersebut, tim menetapkan harga berdasarkan regulasi yang berlaku dengan memakai sistem rata-rata.
"Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan nomor 13 tahun 2024 pasal 16 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN," urainya.
Melalui mekanisme pasar tersebut, harga rata-rata CPO KPBN untuk periode ini bertengger di angka Rp15.000,00 per kilogram. Sementara itu, harga kernel KPBN tercatat sebesar Rp13.360,00 per kilogram.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus berkomitmen menjaga transparansi data. Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra.
"Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Berikut daftar lengkap rincian harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Provinsi Riau periode 10-16 Juni 2026 berdasarkan kelompok umur tanam:
Adapun untuk variabel penunjang lainnya, nilai indeks K yang diterapkan adalah sebesar 93,30 persen, BOTL atau biaya operasional tidak langsung tercatat dalam skema, sementara harga cangkang ditetapkan senilai Rp19,15/Kg. ***