SIAK SRI INDRAPURA - Dalam event Tour de Sawah, ratusan masyarakat, pelajar, Camat Bungaraya, dan Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri bersepeda dari kantor camat, lalu mengelilingi area persawahan Kecamatan Bungaraya menuju Agrowisata Taman Harmoni Raya.

Event yang sudah masuk dalam kalender Pariwisata Siak ini, kata Camat Bungaraya, Hendi Derhavin sudah kedua kalinya digelar. Hamparan Sawah yang dilewati dalam Tour de Sawah ini sangat menggoda wisatawan yang datang. 

Tak sedikit juga, mereka yang melintasi Kecamatan Bungaraya singgah ke area persawahan untuk mengabadikan momen berada di tengah-tengah sawah yang padinya sudah mulai menguning. 

"Kita bekerjasama dengan Teras Riau dan Yayasan Belantara yang telah membuat Grand Design Agrowisata setiap desa yang ada di Kecamatan Bunga Raya," kata Camat.

Selain itu Davin berharap dukungan dari Pemkab Siak maupun provinsi Riau untuk mengembangkan objek wisata di kecamatan Bungaraya dengan tidak mengurangi luas lahan pertanian yang ada. 

"Sawah jangan dihilangkan dalam mewujudkan objek wisata, karena hamparan sawah inilah yang kita jual kepada wisatawan," jelas Davin sapaan akrabnya. 

Untuk tahun ini lanjut dia, adalah fokus kepada pengembangan kuliner, jadi tidak pengembangan pada objek wisatanya, dan ini adalah masukan dari para pengunjung.

Mantan camat Mempura itu juga berharap agar agrowisata Bungaraya ini masuk dalam kawasan pariwisata kabupaten Siak. Tujuannya adalah supaya tidak terjadi tumpang tindih dalam pengaturan objek wisata yang ada di kecamatan Bungaraya ini.

Wakil Bupati Siak Alfedri yang ikut bersepeda dengan ratusan masyarakat dan pelajar tampak bersemangat sambil sesekali melambaikan tangannya saat melewati warga. Hamparan persawahan yang sudah dipanen beberapa waktu yang lalu tidak mengurangi keindahan agrowisata tersebut.

Saat diwawancarai, Alfedri sampaikan bahwa Tour de Sawah ini sudah masuk dalam kalender event  parisawata kab Siak. "Kita punya kalender event wisata, dan tahun ini ada 29 event," jelas Alfedri.

Alfedri bilang, TdS ini merupakan 'pengayaan' dari kegiatan wisata yang telah dilaksanakan. Ia berharap di Bungaraya ini ada lagi event-event wisata yang bisa mengundang para wisatawan.

"Disinikan sudah ada main bola kaki di sawah, bola voli disawah dan balapan hand traktor, mudah-mudahan ada yang lain," harap dia.

Pada kesempatan itu diserahkan buku grand design pariwisata yang telah disusun oleh Yayasan Belantara. Dengan begitu nantinya ada penambahan destinasi dan objek wisata yang berbasiskan agro, ada kuliner dan souvenir.***