
SELATPANJANG – Komitmen memperkuat harmoni sosial di tengah kemajemukan masyarakat kembali ditegaskan Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kepulauan Meranti Periode V Masa Bakti 2025–2029, di Kantor PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Sabtu (10/1/2026).
Kehadiran Bupati Asmar pada momen tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap peran organisasi sosial kemasyarakatan dalam menjaga persatuan dan memperkuat kebhinekaan. Acara ini juga dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH SIK MH, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Plt Ketua PSMTI Provinsi Riau Lindawati, pengurus PSMTI yang dilantik, serta tokoh dan warga Tionghoa setempat.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia Pelantikan yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, atas dukungan yang diberikan sehingga prosesi pelantikan dapat terlaksana dengan baik meskipun dalam keterbatasan waktu persiapan.
Ketua Panitia juga memaparkan sejumlah capaian PSMTI, di antaranya keberhasilan menyeleksi komposisi perwakilan tingkat kabupaten yang akan membawa nama PSMTI Kepulauan Meranti ke tingkat provinsi. Ia berharap para perwakilan tersebut mampu menorehkan prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah.
Pelantikan pengurus PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti Periode 2025–2029 secara resmi dilakukan oleh Plt Ketua PSMTI Provinsi Riau, Lindawati. Dalam sambutannya, Lindawati menegaskan bahwa PSMTI merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang berfokus pada penguatan persatuan dan kesatuan bangsa.
Ia menjelaskan, visi besar PSMTI adalah menjadikan masyarakat Tionghoa sebagai bagian yang utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan hak dan kewajiban yang setara dalam pembangunan nasional. Untuk mewujudkan visi tersebut, PSMTI menjalankan empat misi utama, mulai dari meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, berperan aktif dalam pembangunan nasional, menjaga jati diri budaya Tionghoa yang selaras dengan nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, hingga menghadirkan manfaat nyata melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.
"PSMTI adalah organisasi sosial, bukan partai politik, dan tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun. Jabatan pengurus adalah bentuk pengabdian, bukan untuk mencari keuntungan pribadi," tegas Lindawati.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PSMTI yang baru saja dilantik.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti Periode 2025–2029. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab," ujarnya.
Bupati Asmar juga memberikan apresiasi kepada pengurus PSMTI periode sebelumnya atas kontribusi nyata dalam menjaga kerukunan antar etnis serta dukungan terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, PSMTI memiliki peran strategis sebagai jembatan sosial dan budaya di tengah masyarakat Kepulauan Meranti yang majemuk.
"Nilai gotong royong, kebersamaan, dan cinta tanah air yang diusung PSMTI sangat penting dalam memperkuat kebhinekaan dan menjaga kondusivitas daerah," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti senantiasa terbuka untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk PSMTI, dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera.Bupati berharap, kepengurusan PSMTI yang baru mampu menjadi wadah aspirasi, merajut kebersamaan lintas etnis, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
"Tunjukkan bahwa PSMTI bukan sekadar organisasi, tetapi ekosistem sosial yang progresif dan inspiratif, serta mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan daerah yang lebih baik," pungkasnya. ***