
BENGKALIS - Suasana khidmat menyelimuti Aula Pengadilan Negeri Bengkalis saat Hendah Karmila Dewi resmi mengucap sumpah jabatan sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kelas IB Bengkalis. Kehadiran wajah lama yang sarat pengalaman ini membawa secercah harapan baru bagi peningkatan kualitas layanan hukum, tidak hanya bagi warga setempat, tetapi juga bagi para pencari keadilan dari wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti.
Momentum rotasi kepemimpinan yang digelar Selasa (15/9/2026) ini disaksikan langsung oleh deretan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Mewakili Bupati Kepulauan Meranti, Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Kepulauan Meranti Atan Ibrahim hadir memberikan dukungan institusional. Turut merapatkan barisan dalam jajaran tamu undangan yakni Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita serta Kajari Kepulauan Meranti Ricky Makado.
Pemegang tongkat komando Pengadilan Negeri Bengkalis Kelas IB Lenny Lasminar menyampaikan pesan penting kepada pejabat baru. Posisi kepemimpinan ini bukanlah sekadar simbol kedudukan di atas kertas, melainkan sebuah amanah berat yang menuntut integritas dan tanggung jawab nyata di lapangan.
"Kehadiran figur pemimpin baru harus mampu memantik motivasi kinerja pegawai serta melahirkan deretan inovasi cerdas demi memaksimalkan pelayanan peradilan bagi masyarakat luas," tegasnya.
Lenny Lasminar juga memberikan apresiasi atas kolaborasi yang selama ini terbangun erat bersama jajaran Pemkab Kepulauan Meranti. Mengingat yurisdiksi hukum pengadilan ini masih membawahi dua wilayah administratif kabupaten, dukungan konkrit dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk memastikan kelancaran akses keadilan.
Bagi Hendah Karmila Dewi, langkahnya menginjakkan kaki di Bengkalis ibarat pulang ke rumah. Penugasan ini menandai kali ketiga dirinya mengabdi dan melayani masyarakat di wilayah tersebut. Rekam jejaknya mencatat bahwa ia pernah memegang posisi Wakil Ketua PN Bengkalis pada tahun 2020 silam, kala instansi peradilan tersebut masih menyandang status kelas II.
Pengalaman panjangnya terus terasah saat ia dipercaya menjabat Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian selama rentang waktu dua tahun, hingga kemudian bertugas membedah berbagai perkara di Pengadilan Negeri Pekanbaru selama empat tahun terakhir. Berbekal jam terbang tersebut, Hendah menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja.
"Saya siap berkolaborasi secara penuh dengan Ketua Pengadilan dan seluruh struktur jajaran untuk memastikan roda penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya," tuturnya.
Harapan searah turut dilontarkan oleh Atan Ibrahim dari sudut pandang masyarakat kepulauan. Ia menyambut baik pelantikan ini sebagai momentum yang tepat untuk mempertebal sinergi lintas sektoral antara penegak hukum dan instansi pemerintah daerah.
"Kami menaruh harapan agar kolaborasi yang sudah terjalin kian kokoh, terutama dalam menjamin hadirnya pelayanan hukum dan keadilan terbaik bagi masyarakat Meranti," paparnya.
Lebih dari sekadar ucapan selamat, Atan Ibrahim memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menegaskan kembali komitmen Pemkab Kepulauan Meranti terkait pemerataan infrastruktur hukum. Mimpi agar masyarakat wilayah kepulauan itu segera terbebas dari kendala jarak dalam mencari keadilan terus disuarakan.
"Kita terus berupaya dan berdoa agar Kabupaten Kepulauan Meranti kelak memiliki bangunan pengadilan sendiri. Dengan begitu, akses layanan hukum bagi warga kepulauan bisa dirasakan lebih dekat, lebih cepat, dan beroperasi secara maksimal," pungkasnya. ***