
PEKANBARU - Sebanyak 16 atlet bowling Nasional Paralimpic Comite (NPC) Riau melakukan training center (TC) di Kota Solo. Tim Bowling Riau berharap mampu mempertahankan prestasi pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2016 di Jawa Barat, Oktober mendatang.
Ketua Kordinator Humas NPC Riau, Widde Munadir Rosa mengatakan, pada ajang yang sama di Riau tahun 2012, atlet bowling Riau mampu meraih prestasi mengembirakan.
"TC atau pemusatan pelatihan ini guna meningkatkan daya saing di Peparnas atlet," jelasnya.
Dari 16 atlet bowling NPC Riau dibagi beberapa kelas atau tb yakni Tb1: Martin, Isar dan Herbin,Tb8 pria: Mulyadi, Budi Sutego dan Adi Sucipto, Abdul Rahman.Sedangkan Tb8 wanita: Desi dan Siti Aminah, Tb9: Budiamisri, Irvan, Abdur Rahman, Slamet Prabowo. Untuk Tb10: Jaya Kusuma, Firmansyah, Almaizar dan Indra Warman.
Sementara Pelatih Bowling Riau Yulizar menjelaskan, pemusataan pelatihan di Bengawan Bowling Center Kota Solo dikarenakan peralatan maupun lokasi latihan cukup memadai bagi atlet difabel.
"Kami terus memacu semangat bagi atlet dalam meningkatkan latihan agar mendapatkan prestasi yang maskimal pada Pekan Nasional Paralimpik mendatang," ulasnya.
Ketua NPC Riau Jaya Kusuma yang turun di kelas Tb10 menyebutkan, pemusatan latihan di Solo sebagai salah satu upaya Provinsi Riau dalam mempertahankan pundi-pundi emas di cabang olahraga bowling.
"Bahkan kami akan berupaya menambah koleksi emas di Pekan Paralimpik Nasional di Jawa Barat pada cabor bowling," tutupnya. (rls)