PASIR PENYU – Guru besar Universitas Riau (Unri) Prof Dr H Isjoni, MSi, mengatakan, guru bertanggung jawab terhadap mutu pendidikan karena terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran.

Isjoni mengingatkan, agar bisa melakukan proses pembelajaran yang menarik dan menyenangkan guru harus menguasai teknologi informasi (IT), yang dikenal dengan pembelajaran berbasis IT.

Selain itu, kata Isjoni, guru harus terlibat dalam kegiatan riset, baik secara mandiri maupun kelompok atau colaboration action class (melaksanakan penelitian dalam kelas).

"Hasil penelitian harus dijadikan sebuah artikel dan diterbitkan pada jurnal," kata Isjoni dalam pelatihan yang digelar Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Administrasi Pendidikan FKIP Unri di hadapan sekitar 40 guru SMA di aula SMAN 1 Pasir Penyu, Air Molek, Kabupaten Indragiri Hulu, Kamis (27/7/2023).

Dijelaskan Isjoni, jurnal dibagi dua kategori, yakni jurnal nasional dan internasional. Jurnal nasional yang terakreditasi adalah Sinta 1 sampai Sinta 6. Sedangkan jurnal internasional terindeks Scopus 1-4 atau jurnal bereputasi internasional.

"Jurnal internasional biasanya digunakan oleh pendidik di perguruan tinggi (dosen), untuk kenaikan pangkat dan mendapatkan gelar guru besar," ujarnya.

Kepala Cabang Dinas Provinsi Riau Wilayah 4Aristo, MPd, menyambut baik dan mendukung kegiatan yang digelar Program Studi Administrasi Pendidikan FKIP Unri, karena akan berdampak meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Indragiri Hulu.

"Kiranya kegiatan semacam ini dilakukanberkesinambungan," harapnya.

Kepala SMAN 1 Pasir Penyu Ahmal Asli, SPd mengucapkan terima kepada tim Pengabdian kepada Masyarakat yang telah memilih SMAN 1 sebagai lokasi kegiatan.

"Kegiatan ini secara langsung akan berdampak terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMAN 1 Pasir Penyu," ujarnya.

Hadir pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut sejumlah dosen FKIP Unri, di antaranya, Asyrul Fikri, MPd, Dr Bunari, Nurdiansyah, MPd, Yanuar, M.Pd, Yogi Riyantama, SE, MM.

Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 24 sampai 27 Juli 2023 ini mendapat sambutan antusias dari puluhan peserta. Mereka berharap kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan.***rls