
SELATPANJANG - Cabang olahraga Gulat, tahun 2017 tak lagi masuk ke dalam program pemusatan pelatihan atau PPLP Daerah oleh Dinas Parisiwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepulauan Meranti. Hal ini melahirkan rasa kecewa pada pengurus dan atlet gulat.
Sebagaimana disampaikan Ketua I Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kepulauan Meranti Edy Kurniawan saat berbincang-bincang dengan GoRiau.
Kata Edy yang juga pelatih sekaligus mantan atlit gulat, Disparpora sebelum ini sama sekali tidak menginformasikan ke pengurus PGSI Kepulauan Meranti kalau Gulat tidak dimasukkan PPLP. Padahal, tambah Edy, Bulan Mei 2017 mendatang, ada kejuaraan nasional (Kejurnas) PPLPdi Banten.
"Boleh dilihat prestasi Gulat Meranti. Peluang kita membawa medali pulang dan mengharumkan nama Meranti sangat besar," kata Edy.
Selaku pengurus PGSI Kepulauan Meranti, Edy mengaku sangat kecewa. Menurutnya, Gulat Meranti memiliki atlet yang siap pakai, dan itu telah dibina dari usia ini, namun terhenti pada tahun 2017. "Atlit bertanya ke kami yang melatihnya. Sedih rasanya untuk menjawab," kata Edy lagi.
Menanggapi ini, Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora Kepulauan Meranti Sunaji SPd mengatakan niat hati memang akan memasukkan banyak cabor dalam PPLP Daerah. Namun, dengan kondisi keuangan yang tidak memungkinkan, mereka hanya mengambil dua cabor yaitu Sepakbola dan Takraw untuk PPLP Daerah.
"Pagu kita sangat kecil, hanya bisa untuk Sepakbola dan Takraw," ujar Sunaji.
Disampaikan Sunaji juga, meski masuk dalam PPLP Daerah, namun jika dilihat dari kebutuhan rutin dan kebutuhan wajib atlit, sangat tidak mencukupi atau tidak layak. Disparpora hanya ada anggaran sekitar Rp130 juta setahun untuk Takraw dengan jumlah atlet 5 orang putri dan 12 orang putra. Selain itu, untuk Cabor olahraga anggarannya hanya Rp180 juta pertahun untuk 18 orang atlet.
"Ini momen (PPLP) saja yang ada. Namun, kebutuhan rutin dan wajib untuk atlet tak dapat dipenuhi dengan maksimal. Kita harap kawan-kawan di Cabor lain bisa memaklumi kondisi sekarang yang sangat memperihatinkan ini," harap Sunaji. *** #Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini