
PEKANBARU, GORIAU.COM - Gubernur Riau HM Rusli Zainal menegaskan, saat ini Provinsi Riau telah lahir jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera. Ini dibuktikan, dengan banyaknya kehadiran kantor perbankan pemerintah di Bumi Lancang Kuning ini.
Penegasan Gubri itu disampaikan saat menghadiri peresmian Kantor Wilayah III Sumatera PT Bank Tabungan Negara, Kamis (6/12/2012) di Pekanbaru, yang diresmikan penggunaannya oleh Direktur Utama Bank BTN Iqbal Latanro.
''Peresmian kantor ini membuktikan bahwa Riau menjadi wilayah pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera. Pertimbangan yang diberikan BTN untuk menentukan kantor wilayah operasional ini, tentu telah mempertimbangkan berbagai aspek,'' sebut Gubri.
Oleh sebab itu lanjut Gubri, Pemerintah Provinsi Riau menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penunjukkan Riau sebagai kantor wilayah di Sumatera. ''Bahkan ini merupakan kantor wilayah pertama yang berada di luar Pulau Jawa,'' ulas Gubri.
Gubri berharap, dengan keberadaan kantor ini, tentunya dapat mempercepat pembangunan roda ekonomi melalui dunia perbankan ini. Selain itu, tentunya dapat memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh nasabah-nasabah bank BTN.
''Dan saya selaku pemerintah terus melakukan intermediasi terbaik. Sehingga antara potensi yang dimiliki oleh rakyat dengan adanya institusi bank yang banyak idol uangnya, supaya benar-benar optimal termanfaatkan. Sehingga value of money, keberadaan uang tetap berjalan dengan baik, investasi berjalan baik, UKM kita juga demikian, yang pasti berpengaruh kepada investasi,'' terangnya.
Sementara Iqbal Latanro menyebutkan, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan pihaknya memilih Riau sebagai kantor wilayah di Sumatera PT BTN. Pertama, melihat pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi di Provinsi Riau.
''Data yang kami analisa, pertumbuhan ekonomi Riau 7,6 persen. Itu diatas angka pertumbuhan rata-rata nasional yang hanya 6,4 persen,'' jelasnya.
Pertimbangan kedua papar Iqbal, banyaknya potensi ekonomi di Riau. Bahkan untuk di Indonesia, Riau menempati posisi kelima daerah yang memiliki potensi ekonomi tinggi.
''Yang ketiga, kita melihat kemudahan dalam melakukan transportasi cukup tinggi. Karena wilayah ini mengontrol seluruh Pulau Sumatera ini, sampai pada Batam, dimana lebih dari 100-an kantor cabang, dikontrol di sini,'' tuturnya.
Pertimbangan lainnya terang Iqbal, kemudahan yang diberikan Pemerintah Provinsi Riau yang membebaskan biaya dalam berinvestasi."Karena kalau kita membuka kantor ada biaya yang melebihi pendapatan kita, itu akan merugikan kita. Itu pertimbangan kita,'' jelasnya. (rls)