PEKANBARU, GORIAU.COM - Blok Kampar yang terletak di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu (Inhu) merupakan ladang minyak yang sifatnya menjalani proses lelang untuk pengelolaannya.

Artinya bukan melalui penunjukan seperti yang terjadi pada Blok Siak. Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun sudah memberikan kepercayaan kepada dua daerah tersebut untuk mengelolanya.Kepercayaan yang diberikan itu diiringi dengan rekomendasi Gubri kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) agar Blok Kampar dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat.Kepala Biro Administrasi Perekonomian Setdaprov Riau, Syahrial Abdi, menjelaskan, Gubri sudah menyampaikan rekomendasi kepada Kemen ESDM untuk kedua kabupaten tersebut pada 11 Agustus 2014 lalu."Pak Gubernur mendukung penuh jika dikelola kabupaten yang bersangkutan. Artinya tidak mengandalkan PT Medco lagi," tegas Syahrial.PT Medco merupakan perusahaan yang sebelumnya memenangkan lelang untuk mengelola ladang minyak Blok Kampar. Namun kontrak PT Medco sudah berakhir pada 7 Juni 2014 lalu.Kemudian diperpanjang hingga Desember 2014 mendatang. Menjelang habisnya masa perpanjangan tersebut, Kabupaten Pelalawan dan Inhu ingin agar Blok Kampar bisa direbut dengan mengandalkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di daerah.***