PEKANBARU, GORIAU.COM - Baik Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun maupun Wakilnya, H Arsyadjuliandi Rachman sama-sama belum mau mengomentari terkait kasus pemukulan terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau, Muhammad, Selasa (8/7/2014) malam.

Gubri, H Annas Maamun yang dimintai keterangan usai melakukan pencoblosan Capres-Cawapres di TPS 03, samping kediamannya, Jalan Petala Bumi, Pekanbaru, Riau, Rabu (9/7/2014), mengaku saat ini fokus kepada Pilpres terlebih dahulu.

"Masalah Pilpres saja dulu, kalau itu nantilah," kata Gubri kepada sejumlah awak media yang didampingi beberapa pejabat di Lingkungan Pemprov Riau dan Walikota Pekanbaru, Firdaus.

Begitu juga dengan Wakil Gubernur Riau (Wagubri), H Arsyadjuliandi Rachman. Dirinya belum mau mengomentari mengenai kasus dugaan pemukulan yang dikabarkan melibatkan salah satu kerabatnya.

"Sudahlah," ujar mantan Anggota Komisi VII DPR RI tersebut.

Kadis PU Riau, Muhammad mengalami pemukulan oleh YR, Selasa (8/7/2014) saat menghadiri acara buka bersama sekaligus tahniah Ulang Tahun Wagubri. Saat jamuan makan berlangsung, tiba-tiba Muhammad ditarik YR dan menerima bogem mentah di mulut dan bagian wajah.

Sehingga Muhammad bersama keluarga melaporkan kasus tersebut ke Polda Riau untuk kemudian melakukan cek visum di RS Bhayangkara.***