JAKARTA – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui bahwa Piala FA bukan target utama timnya di awal musim. Meski begitu, jelang partai final menghadapi Crystal Palace pada Sabtu (17/5/2025) malam, Guardiola memastikan skuadnya akan bertarung habis-habisan untuk meraih gelar.

“Piala FA memang bukan pilihan pertama saat kami memulai musim. Tapi sekarang kami di final, tentu saja kami menginginkan trofi ini,” ujar Guardiola dalam konferensi pers yang dikutip dari laman resmi klub, Jumat (16/5/2025).

Musim ini berjalan tidak mudah bagi Manchester City. Mereka telah tersingkir dari Liga Champions dan kehilangan peluang juara di Liga Inggris. Striker andalan mereka, Erling Haaland, bahkan sempat menyebut musim ini sebagai "musim yang buruk."

Saat ini, City masih berjuang di posisi empat klasemen Liga Inggris dan belum mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Gelar Piala FA pun dipandang sebagai kesempatan terakhir untuk menyelamatkan musim mereka.

“Musim lalu kami gagal di final melawan Manchester United. Kali ini kami ingin tampil lebih baik dan memastikan kemenangan,” tambah Guardiola.

Laga final Piala FA antara Manchester City dan Crystal Palace akan digelar di Stadion Wembley, Sabtu malam pukul 22.30 WIB.

Guardiola juga memberikan pujian terhadap Crystal Palace yang diasuh Oliver Glasner. Menurutnya, Palace tampil luar biasa di paruh kedua musim dan mampu menyingkirkan tim-tim kuat seperti Fulham dan Aston Villa.

“Mereka punya kualitas dan ancaman nyata. Mateta, Eze, Sarr, dan Wharton adalah pemain-pemain penting. Kami harus sangat berhati-hati,” ujarnya.

City berharap Piala FA bisa menjadi pelipur lara sekaligus penutup musim yang masih menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi sang juara bertahan Premier League. (ant)