
PEKANBARU, GORIAU.COM - Komunitas wartawan yang berada dalam Grup BlackBerry Messenger (BBM), membicangkan Gubernur Riau Annas Maamun terkait komentarnya tentang tangkap tangan warga pendatang bakar lahan di Rokan Hilir.
Grup yang terdiri dari belasan wartawan dari berbagai media lokal dan nasional ini pada Sabtu (22/2/2014) sibuk membincangkan komentar Annas Maamun yang tegas dalam penanganan kabut asap dan kebakaran lahan.
Ketika itu, Jumat (21/2/2014) Annas yang baru saja dinas di Kantor Gubernur Riau didatangi sejumlah wartawan yang menanyai upaya pemerintah untuk menanggulangi bencana kabut asap dan maraknya peristiwa kebakaran lahan.
Dengan tegas Annas mengatakan ; "Di Rohil kemarin, sekitar empat hari lalu saya tangkap empat orang pembakar lahan. Saya suruh kepala desa yang tangkap. Mereka diberi izin buka lahan tapi lain kawasan yang digarapnya," kata dia.
Komentar Annas ketika itu juga menyinggung salah satu ras hingga sempat mendatangkan gejolak di beberapa pihak. Kondisi ini yang kemudian menjadi perbincangan hangat di gtup ini.
Ragam komentar 'miring' terungkap dalam Grup BBM tersebut, terlebih tiga hari kepemimpinan Annas Maamun justru 'disambut' dengan pertumbuhan titik panas (hotspot) yang kiat pesat di Riau.
Pagi ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan Satelit Terra dan Aqua mendeteksi sebanyak 450 titik panas (hotspot) di daratan Sumatera dan Riau terbanyak, yakni mencaoai 402 titik tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota. (fzr)