SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Pemerintah Kabupaten Siak telah lama membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA), sebagai salah satu upaya pencegahan dini jika ada Kebakaran Hutan dan Lahan. MPA sendiri ada di setiap desa yang ada di Kabupaten Siak.

Namun, keberadaan MPA tidak mampu secara maksimal dalam menjalankan tugasnya. Karena, alat pemadam yang mereka miliki sangat terbatas.

Hal itu diakui oleh Camat Mempura Hendy Hardavin saat dijumpai GoRiau.com, Jumat (14/3/2014) di lokasi Karhutla. Menurutnya, peralatan yang dimiliki MPA sangat minim. Hanya ada satu mesin sejenis Robin.

"Kalau Robin, itu hanya untuk menyiram rumput di halaman Kantor Camat," ujar Hendy. Mesin sejenis itu, kata Hendy tidak layak untuk MPA. Sebab, Robin tidak akan mampu mengurangi Karhutla di lahan gambut.

Hendy mengatakan, seharusnya peralatan MPA sesuai standar Damkar. Seperti mesin portabel dan alat-alat lainnya. "Peralatannya harus standar Damkar," ujarnya.

"Hal ini sudah kami sampaikan ke Bupati dan kami minta pengadaan mesin pemadam untuk MPA," lanjut Hendy. Ia berharap, peralatan tersebut bisa terwujud dalam tahun ini.(san)