
PEKANBARU, GORIAU.COM - Gilang Helindro terpilih sebagai Koordinator Forum Pers Mahasiswa (Fopersma) Riau dalam Musyawarah Tahunan (Mustah) yang digelar di Sekretariat Bahana Mahasiswa Universitas Riau, Sabtu (11/1/2014) malam. Ia akan menjabat selama satu tahun kedepan, menggantikan Puput Jumatirawan.
Mustah dihadiri oleh beberapa Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang ada di Provinsi Riau. Yakni, LPM Gagasan UIN Suska Riau, Bahana Mahasiswa Universitas Riau, LPM Aklamasi Universitas Islam Riau, Pioneer Kependidikan Islam UIN Suska Riau, Komunika Jurusan Komunikasi UIN Suska dan Gema Ilmu Kesehatan Masyarakat Stikes Hangtuah.
Gilang menilai, terpilihnya ia sebagai koordinator Fopersma merupakan sebuah tantangan baru. Dimana, seiring bertambahnya anggota baru Fopersma Riau ada juga beberapa agenda yang belum berjalan secara maksimal. Seperti, analisis terhadap pemberitaan media yang fokus menyambut Pemilu 2014.
"Ini bukan sebuah anugrah, tapi amanah yang harus dilaksanakan," pungkas Pimpinan Umum Gagasan ini.
Gilang menjelaskan, Fopersma Riau punya keinginan bagaimana pers di Riau bersih dari amplop. Langkah ini dibuat oleh Fopersma, bagaimana pers mahasiswa mulai diajarkan tentang pers yang baik, pers yang tidak menerima amplop, pers yang paham akan jurnalisme.
Selain itu, sebagai bentuk solidaritas sesama kawan pers mahasiswa, Fopersma juga ikut berperan aktif membantu pengembangan sumber daya di pers mahasiswa yang tergabung dalam anggota Fopersma.
Fopersma mengevaluasi bersama terbitan dari tiap pers mahasiswa. Pembahasannya mengenai tulisan, konteks jurnalistik dan mendiskusikan elemen-elemen jurnalisme yang menjadi pegangan bagi wartawan. Hal ini bentuk kepedulian Fopersma terhadap kualitas pers di Riau. Diakhir musyawarah, Fopersma tetap mendeklarasikan wartawan harus bersih dan tidak menerima amplop.
Tiap pers mahasiswa yang ada di Riau, lanjut Gilang sebenarnya tergabung dalam anggota Fopersma. Namun, tidak semua anggota yang aktif dalam aktifitas Fopersma. Bahkan ada pers mahasiswa yang akhirnya bubar dan tak aktif lagi di kampusnya. Keadaan pers mahasiswa yang seperti ini jadi tugas Fopersma untuk mengembalikan semangat pers dikalangan mahasiswa di kampus.
Gilang menjelaskan, selain anggota yang hadir dalam Mustah, masih ada beberapa pers mahasiswa. Semuanya tergabung dalam Fopersma. Pers mahasiswa yang dimaksud Gilang yakni VISI dari Universitas Lancang Kuning, Aksara dari Universitas Muhammadiyah Riau dan Browsing di STIE Dumai.(san)