PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Riau, Kamis (17/3/2016) pagi, mendeteksi kemunculan kabut asap tipis, imbas dari Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut).

Kabut asap ini, kali perdana dirilis BMKG pada tahun 2016 ini. Data yang dirangkum GoRiau.com, kabut asap ini berada di Kota Dumai, membuat jarak pandang (visibility) berkisar 5 km. Sementara di Pekanbaru, Rengat dan Pelalawan, status udara kabur.

Kepala BMKG stasiun Pekanbaru, Sugarin menguraikan, titik panas (hotspot) yang terpantau pagi ini ada tiga titik, berada di Bengkalis, Dumai dan Pelalawan. "Satu titik panas di Dumai itu levelnya di atas 70 persen (dimungkinkan titik api)," ungkap Sugarin.

Sementara untuk pemantauan keseluruhan Sumatera, satelit mencatat ada total 14 titik panas, dengan sebaran Sumut enam titik, Kepri dan Riau tiga titik panas serta Aceh dua titik panas.

"Pada umumnya cuaca di wilayah Riau masih cerah berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan tidak merata dan bersifat lokal diperkirakan terjadi di wilayah Riau bagian tengah, barat dan selatan pada siang, sore atau malam hari," tukas dia. ***