
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kondisi yang sangat menyedihkan tergambar di Dusun Nerlang Desa Sungai Tohor Kanan Kecamatan Tebingtinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Ratusan warga Nerlang yang rata-rata suku akit itu tidak mengetahui tentang Indonesia.
Beberapa anak usia sekolah ketika ditemui di kediamannya, Sabtu (5/4/2014) siang mengaku tidak kenal dengan Bupati Kepulauan Meranti, bahkan dengan Presiden RI sendiri sekalipun."Tidak tahu, tidak tahu," jawab beberapa anak usia sekolah SD dengan malu-malu ketika ditanya siapa nama Bupati Kepulauan Meranti dan siapa nama Presiden Republik Indonesia.Tidak hanya itu, rata-rata warga di sana juga tidak bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan beberapa lagu kemerdekaan lainnya.Kondisi ini sangat wajar terjadi karena dusun yang ditempati sekitar 200an jiwa itu berada di dalam hutan belantara. Sedangkan untuk mengenyam pendidikan, anak-anak suku akit hanya dapat pelajaran mengenal huruf, belajar menulis membaca, dan belajar menghitung dari beberapa orang guru yang berasal dari kecamatan dan itupun seminggu sekali."Di sini sekolahnya hanya hari Minggu, dari pukul 09.00 WIB sampai sekitar 12.00 WIB," kata No, salah seorang pemuda di Dusun Nerlang itu.Ditambahkan pemuda yang mengaku mengenali huruf dan bisa menulis meski tidak sekolah ini lagi, anak-anak yang mengenyam pelajaran dasar di Dusun Nerlang itu sekitar 20 orang dengan usia minimal 7 tahun hingga 15 tahun. Sedangkan untuk bangunan yang digunakan saat belajar adalah rumah warga yang berjarak sekitar 1.8 KM hingga 2 KM dari pelabuhan."Sekitar 5 bulan lalu belajarnya di rumah warga," tambah No.Pantauan di Nerlang, ada satu bangunan yang dibangun masyarakat suku akit secara swadaya sebagai tempat anak-anak belajar. Bangunan ini terbuat dari kayu seadanya dengan dua ruangan. Terdapat belasan meja kecil yang terbuat dari kayu dan ada sekitar 4 white board ukuran kecil.(zal)