TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Drs. H. Mursini, MSi tidak jadi mengambil sumpah dan melantik pejabat eselon III dan IV dikarenakan sakit.
Menurunnya kondisi kesehatan orang nomor satu di Kuansing tersebut diduga tak kuat menahan tekanan dari tim sukses (Timses) saat Pilkada lalu.Baca Juga: Bupati Kuansing Mursini Tak Hadiri Pelantikan 270 Pejabat Eselon III dan IV
"Bupati kurang enak badan," jawab Wakil Bupati Kuansing, H. Halim saat ditanya GoRiau.com terkait ketidakhadiran bupati saat pelantikan.
"Ya biasalah, banyak tekananan," lanjut Halim. Dengan tegas, ia menyatakan tekanan tersebut berasal dari Timses.
"Tekanan dari tim pendukung mengenai pelantikan ini," ujar Halim sembari tersenyum ketika ditanya sumber tekanan.
Terpisah, sumber GoRiau.com menyebutkan bahwa setidaknya ada lima tuntutan dari Timses MH (Mursini - Halim) kepada pemimpin Kuansing tersebut.
Pertama, mereka mendesak agar Mursini dan Halim menunda pelantikan hari ini. Kedua, mereka minta agar dibentuk tim penyusun baru dalam menempatkan pejabat.
Mereka mengusulkan tim tersebut beranggotakan Mursini, Halim, CA, Sa, Da, HH, MT dan Al.
Tuntutan ketiga, Timses meminta agar Mursini - Halim menukar seluruh kepala dinas. Tidak hanya kepala dinas, Timses juga meminta agar seluruh camat diganti.
Tuntutan terakhir, Timses menuntut agar Mursini - Halim kembali ke komitmen awal, yakni perubahan.
Senada dengan itu, sumber lain menyebutkan Timses sempat mendatangi kediaman Halim. Karena itu, Halim agak terlambat sampai di Aula SMAN Pintar. Ia terlambat 15 menit dari jadwal pelantikan. *** #KUANSING