
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Sebanyak 15 orang tim Fire Fighter PT. Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) membantu memadamkan kebakaran di lahan yang berbatasan dengan area konsesi perusahaan di Desa Penarikan, Kecamatan Langgam, Pelalawan seluas 150 hektar, Senin (31/8).
Menurut Fire and Aviation Manager, Yuneldi, pihaknya segera menerjunkan tim ketika menerima laporan kebakaran dari tim patroli Estate Langgam. Dengan dibantu warga setempat, tim Fire Fighter mencoba membatasi jalaran api dengan cara membuat sekat di lahan yang lahan yang didominasi tanaman liar, kelapa sawit, dan tanaman karet ini.
''Kami menerima laporan dari tim patroli Estate Langgam yang tengah bertugas di sekitar desa Penarikan. Setelah itu, kami menerjunkan tim FERT (Fire Emergency Respond Team) sebanyak 15 orang yang berasal dari sektor Ukui, Sijunjung, Cerenti, Pelalawan, Langgam, Merbau, dan Tasik Belat. Tim inilah yang akan membantu memadamkan api menggunakan beberapa alat kami seperti mark III, mini striker, dan tohatsu,'' jelas Yuneldi.
Kebakaran yang diduga terjadi sejak Jumat (28/8/2015) di lahan gambut ini tidak membuat tim Fire Fighter RAPP gentar untuk memadamkan api, meskipun diakui faktor cuaca dan geografis menjadi salah satu kendala. ''Kebakaran di lahan gambut sangat susah dipadamkan, karena tanah gambut mampu menyimpan panas. Selain itu angin yang cukup kencang akhir-akhir ini membuat sebaran api cepat menyebar,'' ujar Yuneldi.
Hingga berita ini diturunkan, Tim Fire Fighter yang telah memulai pemadaman kebakaran sejak Sabtu (29/8) ini masih berjibaku memadamkan kebakaran. Mereka menargetkan mampu menyekat api hingga tiga hari kedepan. Api yang diisolasi sebarannya dengan sekat air menggunakan selang nozzle ini diharapkan tidak menyebar ke lahan konsesi milik RAPP.
''Api sudah mulai mendekat ke area konsesi RAPP, kami akan berusaha semaksimal mungkin supaya api tidak masuk ke area konsesi kami,'' tutup Yuneldi. (rls)