SELATPANJANG, GORIAU.COM - Ribuan masyarakat Kepulauan Meranti hingga saat ini, masih tinggal di rumah tidak layak huni. Mereka berada di hampir semua kecamatan yang ada di Kepulauan Meranti. Dan hampir dari semua etnis, ada warga yang tinggal disana.

''Bukan hanya Suku Akit yang tinggal di rumah tak layak huni, tapi hampir dari semua etnis. Bahkan yang dari etnis Tionghoa juga cukup banyak,'' ujar Kepala Dinas Sosial- Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kepulauan Meranti, Askandar.

Dari data sementara rumah yang tidak layak huni hasil survey untuk seluruh Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2012, terdapat kurang lebih 2.000 rumah tak layak huni. Sementara untuk program pembangunan rumah layak huni tahun 2013 hanya ada anggaran renovasi untuk 91 unit RLH yang akan disebar di 9 kecamatan yang ada.

Dikatakan, dalam pelaksanaannya nanti pihaknya tetap melibatkan pihak konsultan untuk memberikan gambar sebagai bestek pembangunan rumah tersebut. Sedangkan anggaran yang telah direncanakan sebesar Rp1,8 miliar sesuai dengan bentuk sebelumnya. (kpt)