
PEKANBARU - Pengurus Perkumpulan Anak Negeri Melayu (Peran Melayu) Riau, secara resmi telah dikukuhkan oleh Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Racman, Rabu (20/01/2016) di Hotel Aryaduta Pekanbaru.
Dalam sambutanya Ketua Umum Pusat Perkumpulan Anak Negeri Melayu Riau, Emrizal Pakis mengatakan, organisasi tersebut bukan merupakan organisasi politik ataupun organisasi tandingan bagi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).
Bahkan menurutnya Peran Melayu Riau adalah organisasi yang komitmen menjaga dan mengembangkan budaya melayu bersama-sama dengan LAMR dan Pemerintah Provinsi Riau.
"Pengurus yang dikukuhkan pun disini berasal dari semua lapisan, termasuk anggota LAM, anggota DPRD dan para tokoh melayu lainya," jelas Emrizal.
Tercetusnya pembentukan organisasi masyarakat ini juga ada keterkaitan dengan pembangunan serta visi misi Riau 2020. "Selain komit membangun dan membantu pemerintah, tentunya Peran Melayu Riau juga dipersiapkan untuk menghadapi MEA 2016 dimana seluruh kebudayaan dan ekonomi kreatif Melayu akan bersaing dengan berbagai negara Asean. Untuk itulah kami lahir dan harapan kami bisa sama-sama membangun dan berkontribusi untuk Provinsi Riau," tukasnya.
Sementara itu Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Racman, mengaku sangat bangga dan memberikan apresiasi atas tercetusnya organisasi Peran Melayu Riau, tersebut.
"Kita harapkan kedepan Peran Melayu Riau, bisa benar-benar berperan aktif, dan bersama-sama pemerintah Provinsi Riau bisa terus bersatu bergandeng tangan dan khususnya visi misi 2020, kami akan fokus menyuksesknya dengan segala budaya yang berkaitan dengan Melayu," jelasnya.
Bahkan menurut Plt Gubernur, bukti keseriusan Pemerinta Provinsi Riau dalam menjaga Kebudayaan Melayu, dirinya dengan seluruh anggota DPRD sudah membicarakan masalah pembentukan Dinas Kebudayaan supaya terpisah dari Dinas Pendidikan Riau,"pungkasnya.***