SELATPANJANG, GORIAU.COM - Sebanyak 190 personil Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (26/1/2015) pagi diberikan Kartu Tanda Anggota Elektronik (e-KTA) kerjasama dengan Bank Bank Republik Indoensia (BRI). Selain digunakan sebagai pengenal, e-KTA juga bisa dimanfaatkan sebagai kartu anjungan tunai mandiri (ATM).
Usai pembagian e-KTA, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi mengatakan, e-KTA ini merupakan kerjasama Bank BRI dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (RI) yang dituangkan dalam suatu MoU, antara Kapolda Riau dengan Pimpinan Kantor WIlayah Cabang BRI Provinsi Riau yang dilangsungkan pada pertengahan Januari 2015."Saat itu sudah diberlakukan e-KTA yang merupakan kartu tanda anggota polisi sekaligus berfungsi sebagai ATM," kata Kapolres Kepulauan Meranti.Kata lelaki yang akrab dipanggil Pandra itu lagi, sebenarnya Kepolisian RI memang telah mencanangkan penggunaan tanda pengenal dengan menggunakan sistem Elektronik dan sistim Online (e-KTA). e-KTA selain berfungsi untuk identitas keanggotaan Polri juga berfungsi untuk pengontrolan dalam penarikan gaji melalui  ATM. Pandara juga mengatakan, selain sebagai kartu anggota, e-KTA juga berfungsi sebagai ATM yang digunakan untuk menabung dan alat pembayaran tunai yang sah."Program ini patut kita dukung. Karena dengan penggunaan e-KTA sebagai kartu anggota, selain itu juga untuk mempermudah personil kepolisian dalam melakukan transaksi keuangan. Termasuk juga kita memasyarakatkan semangat berhemat dan menabung kepada personil," kata Pandra lagi.Dengan diberikan fasilitas oleh bank BRI khususnya di Selatpanjang, lanjut Pandra, ternyata diberikan waktu-waktu tertentu untuk gerakan menabung. Jadi, anggota tidak lagi kesulitan untuk menabung uangnya. "Kita tanamkan sejak dini kepada anggota agar lebih berhemat dan gemar menabung untuk kebutuhan di kemudian hari.Untuk kita, ini sangat mudah dalam bertransaksi," ujar Pandra lagi.Kepala Pimpinan Bank BRI Cabang Selatpanjang, Syahril menyebutkan tahap awal ini hanya sebanyak 190 e-KTA yang dicetak dan dibagikan ke personil kepolisian. Sementara bagi personil yang belum mendapatkan e-KTA akan dicetak susulan nantinya."Karena e-KTA baru dicetak hanya sebanyak 190 kartu. Maka itu, kartu tersebut diberikan hanya 190 anggota dulu. Bagi anggota yang belum mendapatkan, nantinya akan segera dicetakkan dan diserahkan secara bertahap, sekaligus nantinya akan dicetak untuk penambahan para anggota," kata Syahril.Selain itu, menurut Syahril pula, produk ini juga merupakan upaya pemerintah untuk menekan biaya percetakan uang dan meminimalisir peredaran uang palsu.(zal)