PEKANBARU – Masyarakat Riau yang ingin bersilaturahmi dengan pimpinan daerah saat perayaan Idulfitri tahun ini harus mengatur waktu sebaik mungkin. Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, memutuskan untuk memangkas durasi open house menjadi hanya satu hari, tepat setelah pelaksanaan salat Id.

Langkah pemangkasan waktu dari yang biasanya tiga hari berturut-turut ini diambil sebagai bentuk efisiensi pengeluaran pemerintah daerah. Keputusan serupa dengan konsep lebih sederhana juga diberlakukan untuk acara di kediaman Sekretaris Daerah Provinsi Riau.

"Setelah salat Id, gubernur langsung menggelar open house untuk menerima masyarakat Riau yang ingin bersilaturahmi. Open house kali ini hanya dilaksanakan hari pertama Lebaran," jelas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Riau, Supriyadi, Sabtu (14/3/2026).

Tradisi tahunan ini dipastikan tetap berjalan sebagai wadah silaturahmi. Supriyadi memastikan tidak ada perbedaan mencolok dari segi tujuan acara untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan warga, meski waktunya menjadi jauh lebih singkat.

"Yang membedakan, tahun ini pelaksanaannya dimaksimalkan hanya satu hari saja sebagai bentuk penghematan anggaran," ungkapnya.

Keterbatasan waktu kunjungan tersebut diharapkan tidak mengurangi makna perayaan hari raya. Pemerintah berharap warga bisa memanfaatkan kesempatan singkat ini secara maksimal.

"Begitu juga di kediaman Sekda Riau, kita siapkan satu hari saja. Dengan begitu momentum ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang ingin datang bersilaturahmi," tambahnya. ***