TELUKKUANTAN – Dua jalur andalan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam, tampil tak terbendung usai menyapu bersih dua putaran sengit pada hari keempat Festival Pacu Jalur Tradisional 2026 di Tepian Narosa, Sabtu (22/8/2026).

Keberhasilan duo RAPP tersebut sekaligus mengamankan tempat di antara 13 jalur terbaik yang berhasil melaju ke babak puncak atau hari final pada Minggu (23/8/2026) besok.

Pada putaran pertama hari keempat, jalur Sari Jadi Gementar Alam dari Desa Pulau Beralo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, menundukkan Siluman Ulagh Bidai Lubuk Patin dari Inhu. Ketangguhan Sari Jadi Gementar Alam kembali teruji pada putaran kedua setelah mengandaskan perlawanan Rajo Tunggal Librian dari Seberang Taluk.

Sementara itu, jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi dari Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, mengawali hari keempat dengan mengalahkan Panglimo Hitam Bintang Nagoghi. Di putaran kedua, Alam Cahayo Tuah Nagoghi kembali menunjukkan dominasinya dengan menyingkirkan Nona Seroja Bhayangkara Riau.

Dua kali putaran di hari keempat ini benar-benar menguras stamina. Namun, kerja sama pemacu dan eksekusi strategi di jalur laga menjadi kunci duo RAPP melenggang ke hari final.

Pada tahun ini, PT RAPP mendukung tiga jalur, satu diantaranya sudah gugur yakni Limbago Sati Rantau Kuantan dari Desa Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah.

Ajang tahunan yang menyedot perhatian puluhan ribu penonton di sepanjang aliran Sungai Kuantan ini kini menyisakan 13 jalur unggulan.

Berikut daftar lengkap 13 jalur yang berhasil memenangkan laga di putaran kedua dan berhak melaju ke Hari Final Pacu Jalur 2026:
1. Toduang Biso Rimbo Piako
2. Bintang Emas Cahaya Intan 2023
3. Rajo Bujang
4. Ratu Sialang
5. Alam Cahayo Tuah Nagoghi
6. Panglima Indragiri Dubalang Hitam
7. Kalojengking Tigo Jumbalang
8. Putri Anggun Sibiran Tulang
9. Sari Jadi Gementar Alam
10. Panglimo Hitam Bintang Nagori
11. Pangeran Hilir Rantau Kuantan
12. Panglima Tasik Indang Bunian
13. Panglimo Rimbo Piako

Sesuai format kompetisi, 13 jalur yang lolos akan berhadapan dalam skenario undian ganjil pada hari penutup. Satu jalur dipastikan mendapatkan tiket bay (lolos langsung) ke babak berikutnya, sedangkan 12 jalur lainnya harus bertarung dalam enam laga aduan untuk memperebutkan tiket perempat final.

Setelah itu, akan tersisa tujuh jalur. Satu jalur kembali akan mendapatkan undian bay, mengantarkannya langsung ke partai semifinal. Sementara, enam jalur lainnya harus berpacu memperebutkan tiga tiket ke semifinal. Empat jalur di semifinal akan berebut dua tiket ke final untuk merebut gelar Juara Narosa 2026.***