
DUMAI - 1930, Dumai menjadi tempat favorite bagi nelayan untuk singgah dan beristirahat. Sebuah dusun kecil pun muncul dan berdiri beberapa rumah nelayan. Pekerjaan sebagai nelayan menjadi tulang punggung mencari nafkah dengan cara barter (bertukar barang).
Informasi yang dihimpun GoRiau.com (GoNews Grup) dari berbagai pihak, pada tahun 1945 sampai 1959, Dumai memiliki status sebagai desa. Dumai pun terus mengalami peningkatan, hingga tahun 1959 sampai 1963, Dumai tercatat dalam wilayah Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Sekitar tahun 1963 sampai 1964, Dumai berpisah dari Kecamatan Rupat dan berubah statusnya menjadi Kawedanan. Sampai Pemerintah Pusat mengeluarkan Peraturan Pemerintah nomor 8 tahun 1979, tertanggal 11 April 1979, Dumai berubah statusnya menjadi Kota Administratif.
Dumai pun menjadi Kota Administratif pertama di Pulau Sumatera dan ke-11 di Indonesia, dibawah Kabupaten Daerah Tingkat (Dati) II Bengkalis.
Berdasarkan Undang-Undang nomor 16 tahun 1999, tertanggal 20 April 1999, lembaran negara tahun 1999 nomor 50 dan tambahan lembaran negara nomor 3829, Dumai berubah statusnya menjadi Kota Madya sehingga menjadi Kota Madya Dati II Dumai.
Seiring dengan perkembangan di Indonesia, berdasarkan Undang-Undang nomor 22 tahun 1999, Kota Madya Dumai menjadi Kota Dumai dan sebagai Kepala Daerah dijabat oleh Walikota. Untuk masa jabatan Walikota Dumai pertama dari tanggal 27 April 1999 dan tanggal itu pun dijadikan sebagai hari ulang tahun Kota Dumai.
Seiring dengan berkembangnya zaman dan modernisasi, investasi industri pun semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Industri yang berkembang di Dumai, terlihat di daerah Kecamatan Sungai Sembilan dan Kecamatan Medang Kampai. Begitu juga di dekat pusat kota.
Perkembangan ekonomi melalui investasi industri tentunya harus mendapatkan dukungan pemerintah daerah dan juga masyarakat. Geliat investasi terus mengalami peningkatan, namun karena Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang belum ada titik terang, hal itu juga yang menjadi penghambat investasi di Dumai.*** #KLIK Disini Untuk Baca Berita DUMAI