
PANGKALAN KERINCI -Dua ekor gajah liar yang masuk ke permukiman penduduk di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau telah digiring ke luar.
Tim gabungan sedang berupaya untuk mengembalikan gajah liar tersebut ke kawasan konservasi.
Dua gajah liar ini sempat masuk ke permukiman penduduk di Desa Desa Kuala Terusan dan Rantau Baru, Kecamamatan Pangkalan Kerinci.
Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Suharyono, Selasa (9/2/2021) mengatakan, tim gabungan terdiri dari BKSDA, Yayasan TNTN, karyawan PT LIH dan masyarakat melakukan penyisiran dan mengumpulkan informasi dari masyarakat terkait posisi gajah.
"Pada Minggu malam kemarin, tim mendapat informasi bahwa gajah liar tersebut berada di perbatasan PT LIH kurang lebih 3 Km dari ponton penyeberangan (lokasi HCV PT LIH)," ungkapnya.
Siluharyono mengatakan, tim telah berkomunikasi dengan PT LIH (Langgam Inti Hibrindo) untuk bersama-sama memantau keberadaan gajah liar itu.
"Sehingga diharapkan gajah tidak kembali berbalik ke Desa Kuala Terusan dan Rantau Baru," tandasnya, kepada GoRiau.com.***