
SIAK SRI INDRAPURA - Dua gajah jinak dari Minas didatangkan untuk memancing gajah liar keluar dari persembunyian. Gajah liar ini diketahui berada dalam hutan Komplek perkantoran DPRD Kabupaten Siak.
"Ada dua gajah jinak dari Minas. Gajah jantan dan betina untuk memancing gajah liar tersebut. Sekarang ini pemerintah terkait sedang menggelar rapat," ujar salahseorang warga yang ikut rombongan pawang gajah, Selasa (15/3/2016) di Siak.
Sebelumnya, Asisten I Setdakab Siak, Fauzi Asni menginformasikan keberadaan gajah liar tersebut kepada GoRiau.com, Selasa pagi. "Ada gajah liar di area hutan dekat komplek perkantoran DPRD Siak. Kita akan bahas bagaimana mengatasinya agar tidak meresahkan masyarakat namun jangan sampai melukai gajah tersebut," ungkap Fauzi Asni.
Sambungnya, kini pemerintah merundingkan pemecahan masalahnya untuk menggiring gajah keluar lokasi atau menangkapnya. Kedua pilihan tersebut tentunya memiliki prosedur yang bertahap, mulai dari izin BKSDA dan pemerintah pusat.
"Kalau digiring akan memakan waktu lama, kalau ditangkap kita harus izin dulu karena tidak bisa sembarangan," jelasnya ketika bertemu dengan Kapolsek Siak Ahmad Rozali dan Camat Siak Wan Syaiful Effendi. ***