TELUK KUANTAN, GORIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuantan Singingi (Kuansing) menilai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting dalam perkembangan anak. Untuk itu, guru PAUD harus memiliki kompetensi agar tujuan dari pendidikan bisa tercapai.

"Oleh sebab itu, guru PAUD harus meningkatkan kompetensi. Sehingga, keberadaan PAUD tidak hanya sekedarnya saja," ujar Anggota DPRD Kuansing, Komperensi kepada GoRiau.com, Rabu (3/6/2015) pagi di Teluk Kuantan.

Ia menilai, saat ini keberadaan PAUD di Kuansing harus terus ditingkatkan, terutama berkenaan tenaga pendidik. "Alhamdulillah, sudah banyak juga guru PAUD di Kuansing yang sarjana."

"Sekarang sudah ada pendidikan khusus guru PAUD di Riau, ini sesuai dengan peningkatakan kemampuan guru pendidikan dini," tambah Komperensi.

Ia mengapresiasi partisipasi yang ditunjukkan guru PAUD se-Kuansing dalam mengikuti seminar yang ditaja Ikatan Kesejahteraan Keluarga Dewan (IKKD) Kuansing, 1 Juni lalu di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing. Dalam kesempatan itu, hadir sekitar 200-an guru PAUD ditambah dengan perwakilan organisasi perempuan di Kuansing.

Kegiatan yang ditaja IKKD bidang pendidikan, dibuka langsung oleh Bunda PAUD Kuansing Hj. Juita Alfis Sukarmis didampingi Ketua IKKD Wella Mayangsari. Sementara, Komperensi diminta untuk menyampaikan materi tentang peranan DPRD dalam meningkatkan kompetensi guru PAUD. Selain itu, IKKD juga mendatangkan dosen PAUD dari Universitas Riau, Risdayanti, MSi.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/03062015/paudjpg-2363.jpgKomperensi berfoto bersama anggota IKKD dan anggota DPRD Kuansing lainnya.Berbicara mengenai peranan DPRD, Komperensi menyatakan sangat peduli dengan guru PAUD. Hal ini dibuktikan dengan adanya insentif yang diterima guru dari Pemkab Kuansing. "Perjuangan untuk mendapatkan insentif sudah dimulai sejak 2009 lalu."

"Alhamdulillah, meski dengan kondisi APBD yang kecil, guru PAUD bisa mendapatkan insentif," lanjut Komperensi. Sejak 2009, DPRD terus mendorong agar Pemkab Kuansing memberikan perhatian untuk guru PAUD. "Secara bertahap akan kita tingkatkan, menyesuaikan dengan anggaran yang ada."

"Karena, kita melihat guru PAUD sangat penting. Kalau mereka sudah kompeten, tentu memberikan pendidikan dengan bagus," ujar Komperensi. Menurutnya, masa keemasan seorang anak berada ketika berumur 0-10 tahun.

"Jadi, PAUD penentu masa depan seorang anak dan tentunya harus dididik oleh orang yang berkualitas," kata Komperensi.

Sementara itu, peserta meminta agar pemerintah memberikan pelatihan Kurikulum 2013 (K13) khusus guru PAUD, supaya bisa diterapkan. "Aspirasi ini akan kita sampaikan ke Dinas Pendidikan, supaya diprioritaskan pada anggaran selanjutnya," ucap Komperensi.

"Selain itu, peserta meminta adanya PAUD khusus ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Tentunya ini perlu pengkajian lebih mendalam, supaya tidak tumpang tindih. Mengingat, di daerah kita sudah ada SLB," terang Komperensi.(ndi)