SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (15/4/2015) mengekspos hasil survei Bakal Calon Bupati (Balonbup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Balon Wabup) untuk Pilkada 2015. H Irwan menempati urutan teratas Balonbup, dan Muzamil teratas untuk posisi Balon Wabup.
Ekspos itu dilakukan langsung oleh Ketua DPD PAN Meranti Fauzi Hasan didampingi seluruh pengurus partai dan anggota legislatif dari PAN. Kata Fauzi lagi, setelah pleno hasil survei Balonbup dan Balon Wabup Meranti dari Tim 9 penjaringan ini, DPD langsung membuka ke publik hasil itu.
"Matahari tidak akan pernah melupakan janjinya, terbit dari timur," kata Fauzi Hasan memulai perkataannya.
Kata Fauzi lagi, mereka mengambil sampel (kuesioner) dari 1.400 eksamplar yang disebar ke seluruh kecamatan di Kepulauan Meranti.
Didapati hasil bahwa dari tingkat popularitas, H Irwan yang merupakan Bupati Kepulauan Meranti saat ini (Balonbup 2015) mendapat 56 persen. Di posisi kedua Drs Masrul Kasmy dengan raihan 25 persen, Mustafa menempati urutan ketiga dengan raihan 15 persen. Sedangkan 4 persen lainnya tidak menjawab sama sekali.
Dilihat dari segi elektabilitas (berdasarkan kuesioner yang sama), 59 persen memilih H Irwan, 25 persen memilih Masrul Kasmy, 12 persen memilih Tengku Mustafa, dan 4 persen satupun tidak menjawab.
Sedangkan untuk Balon Wabup, tingkat popularitas Muzamil 47 persen, Hj Jahlela Wati 31 persen, Efendi SE 5 persen serta 17 persen lainnya tidak memilih.
Dilihat dari tingkat elektabilitas calon, 40 persen memilih Muzamil, 35 persen memilih Hj Jahlela Wati, 6 persen memilih Efendi SE, dan 19 persen lainnya tidak memilih sama sekali.
Untuk diketahui dari 1.400 eksamplar kuesioner itu, 30 persen memilih karena partai pengusung, 66 persen penampilan (latar belakang keluarga, kepribadian, etos kerja, visi dan misi balon), dan 4 persen tidak menjawab sama sekali.
Asumsi, 73 persen balon akan menang jika diusung oleh partai pemenang. 15 persen mengatakan tidak menang, 8 persen ragu-ragu, dan 4 persen tidak memilih.
Tingkat pilihan jika diusung parpol, 5 persen karena ideologi parpol, 55 persen karena visi misi parpol, 39 persen karena citra parpol1 persen tidak menentukan pilihan.
Tingkat asumsi keberhasilan, 66 persen mampu membawa Kepulauan Meranti ke arah yang lebih baik, 11 persen tidak percaya, 14 persen kurang percaya9 persen tidak menentukan pilihan.
"Hasil ini akan kami sampaikan ke DPW. Ini akan menjadi pertimbangan atau rekomendasikan DPW ke pusat," kata Fauzi Hasan.
"Kita juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi ke mereka yang mendaftar di PAN atas partisipasinya terutama bantuan dana. Dana itulah yang digunakan untuk proses penjaringan bakal calon ini yang kita mulai sejak beberapa bulan terakhir," ujar Fauzi lagi.
(zal)