
PEKANBARU - DS alias Didik (20), meringis usai dilumpuhkan tim Buser Polresta Pekanbaru, Riau dengan tembakan terukur yang tepat menyasar ke kaki kanan bagian bawah, Sabtu (26/3/2016) malam tadi.
Didik terpaksa ditembak lantaran berusaha kabur saat polisi meminta dia menunjukkan tempat persembunyian teman-teman seprofesinya. Menurut catatan kepolisian, dia ini pelaku pembegalan dengan sasaran kaum ibu-ibu, bersama beberapa pelaku lain.
"Kita tangkap malam tadi sekitar pukul 21.00 WIB di salahsatu rumah makan di daerah Jalan Paus, Marpoyan Damai," ungkap Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Minggu (27/3/2016).
Selain Didik, aparat berwajib juga menyita satu kendaraan bermotor jenis matic tanpa nomor polisi. Motor itu diduga digunakan yang bersangkutan untuk beraksi. "Untuk pelaku lainnya masih kita kejar, mudah-mudahan segera tertangkap," singkat dia.
Adapun Didik bersama beberapa pelaku lainnya sempat terlibat aksi pembegalan terhadap ibu-ibu, Rabu (13/3/2016) subuh lalu. Modusnya, korban dibuntuti dari belakang lalu mereka menabrak sepeda motor korban. Setelah jatuh, pelaku langsung merampas motor itu.
"Saat itu penuturan korban pelakunya ada tiga orang. Ini yang masih kita kejar," pungkas Putut. Atas ulahnya, pria pengangguran tersebut harus mendapat ganjalan setimpal. Kaki kanannya dihantam timah panas, dan ia pun mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polda Riau. ***