
PEKANBARU, GORIAU.COM - Seorang balita Ganda Simanjuntak (2,6) meninggal, setelah ditelantarkan pihak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Riau. Keluarga korban, Nanang Simanjuntak, mengatakan, Ganda dibawa ke RSUD Pekanbaru pagi tadi karena mengalami demam tinggi, namun pada pukul 13.00 WIB bocah malang itu meninggal karena tidak ada penanganan.
"Kami dari pihak keluarga sudah menunggu lama, tapi tidak ada penanganan. Ganda hanya diberi satu kantung infus di ruang UGD. Karena tidak ada dokter yang menangani keponakan saya meninggal," kata Nanang, kepada Okezone sebagaimana dikutip GoRiau.com, Senin (18/3/2013).
Ganda merupakan anak bungsu pasangan Ateng Simanjuntak dan Riris, warga Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Keluarga mengaku sangat terpukul atas kejadian itu. Mereka kesal karena pihak rumah sakit menelantarkan keluarga yang tidak mampu.
"Orangtua keponakan saya itu bekerja serabutan. Kami sangat kesal dengan pihak RSUD yang menelantarkan. Kami tidak terima itu. Jangan mentang-mentang pasien dari keluarga tidak mampu terus diperlakukan seperti itu," ketusnya.Sementara itu, Humas RSUD Arifin Achmad, Masriah, mengaku belum mengetahui kejadian itu.
"Saya sudah pulang, saya belum tahu berita itu. Besok aja ya saya jelaskan," kata Masriah. (oz)