DURI, GORIAU.COM - Secara mendadak, kabut asap pekat pagi ini sekitar pukul 07.00 WIB kembali menyelimuti Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkali, Provinsi Riau. Dimana sebelumnya cuaca di Kecamatan Mandau yang dikenal sebagai Kota Minyak tidak terlalu parah. Sehingga pelajar SD hingga SMA bisa belajar dengan normal.

Namun akibat diserang oleh kabut asap pekat sejumlah pelajar di Mandau 'kocar-kacir' dipulangkan oleh pihak sekolah. Dari pantauan GoRiau.com, Sabtu (26/9/2015) pagi, sekitar pukul 07.30 WIB, sejumlah sekolah memulangkan siswa-siswinya. Kabut asap pekat pun membuat jarak pandang hanya 500 meter di Mandau

Salah seorang siswa SDN 19 Balik Alam, bernama Fikri saat ditanyai GoRiau.com, dirinya dipulangkan karena kabut asap yang tebal. "Kata ibu guru, kita semua (siswa-siswi SDN 19 Balik Alam, red) belajar dirumah, karena asap," ujarnya dengan lugu sambil berjalan pulang ke rumah yang tak jauh dari sekolah.

Ditempat terpisah, Sekertaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis, Supardi, mengatakan delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis mengalami hal yang sama, yaitu kabut asap tebal. Sehingga sejumlah sekolah kembali memulangkan siswa-siswinya untuk belajar dirumah.

"Pagi ini kita mendapat laporan dari masing-masing UPTD, kalau asap kembali tebal. Apalagi kondisi asap di Kota Bengkalis, jarak pandang hanya 100 meter. Untuk itu kita (Disdik, red) mengintruksikan seluruh sekolah memulangkan siswa-siswinya demi kesehatan. Belajar dirumah, sifatnya situasional. Kalau asap tidak ada lagi besok, ya belajar seperti biasanya," jelas Supardi mengakhiri pembicaraan kepada GoRiau.com.(ric)