
SELATPANJANG - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ir Effendi Sianipar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus mensosialisasikan tentang 4 pilar yakni, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan tersebut dipusatkan langsung di daerah pemilihannya (Dapil) di Riau, terutama di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kedatangan lelaki yang merupakan fraksi dari partai PDI Perjuangan DPR RI ke Kepulauan Meranti itu berlangsung selama dua hari, dimulai pada 15 sampai 16 April 2016. Disambut hangat oleh Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PDIP Kepulauan Meranti, Jagdev Singh yang diwakili Sekretaris Suryo Sumpeno SE dan sejumlah anggota pengurus lainnya.Â
Dalam hal ini, anggota DPRD Meranti fraksi partai PDIP yaitu Azni Syafri, Asnawi, dan Yekti Handayani juga ikut menyambut baik kedatangan anggota MPR RI juga merupakan anggota Komisi IV DPR RI tersebut. Selain itu, juga sejumlah perwakilan dinas terkait di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.
Kegiatan RDP Jum'at (15/4/2016) lalu, Effendi Sianipar langsung turun ke lokasi tempat pertama berpijaknya Menteri Pertanian RI di Kecamatan Rangsang Barat bersama rombongan, tepatnya di sejumlah desa yakni di Desa Bina Maju, Desa Sungai Cina, dan Desa Segomeng. Disana Ia menyempatkan diri mengunjungi tempat lahan cetak sawah dan keberadaan tanggul untuk sawah yang menjadi persoalan, karena masih belum optimal.
Dengan bertatap langsung dengan sejumlah kepala desa, dan masyarakat setempat di Kecamatan Rangsang Barat, Ia memaparkan, saat ini cukup penting memberikan pemahaman masyarakat akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Namun, yang paling penting adalah bagaimana menerapkan nilai-nilai empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Untuk diketahui, empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) merupakan warisan bangsa yang ampuh dan telah terbukti menjadi perekat segenap suku dan warga negara Indonesia. Yang bisa diterapkan di seluruh dimensi sosial kemasyarakatan, mulai dari elemen masyarakat akar rumput hingga pengambil kebijakan pemerintahan.
"Nilai-nilai empat pilar ini mesti diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat. Bahkan sejak usia dini harus mulai diajarkan. Namun, yang paling penting adalah bagaimana menerapkan nilai-nilai empat pilar ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tegasnya.
Menurutnya, nilai - nilai yang beketerkaitan pada 4 pilar itu, masyarakat di Kepulauan Meranti pada dasarnya sudah memahaminya dan juga kondusif. Hanya saja, yang masih menjadi persoalan pada masyarakat berada pada masalah kesejahteraan yang saat ini belum sepenuhnya didapat dengan maksimal.
"Secara sepintas mengenai 4 pilar tersebut, mereka sudah mengerti. Tinggal implementasinya saja belum kelihatan, seperti saya lihat yang relatif di Meranti parameternya gak ada disini sara, cukup kondusif. Tapi karena mereka selalu mengaitkan pada kesejahteraan, memang kesejahteraanya masih kurang," katanya usai di kegiatan sosialisasi 4 pilar yang digelar di gedung Dharma Wanita, Selatpanjang, Sabtu (16/4/2016).
Dalam RDP dengan masyarakat, politisi PDIP juga menampung berbagai aspirasi warga setempat soal kebutuhan yang paling dibutuhkan masyarakat seperti di sektor pertanian, pangan, pendidikan, kesehatan, dan abrasi. Namun, dari semua sektoral yang dijabarkan, Ia berjanji akan memperjuangkan semua hal itu dengan memboyong aspirasi ini ke rapat MPR RI. Dengan menggalang dana dari anggaran APBN, sehingga kebutuhan dari aspirasi masyarakat dapat dirasakan secara maksimal.
"Kita akan perjuangkan semua kesejateraan masyarakat Meranti pada anggaran APBN. Walaupun saya saat ini menduduki dikomisi yang membidangi sektor pertanian, perikanan, kehutanan, pangan, dan budidaya ikan, yang pasti semuanya akan diperjuangkan. Karena semua ini kebutuhan masyarakat," sebut anggota Komisi IV DPR RI itu.
Sekretaris DPC PDIP Kepulauan Meranti, Suryo Sumpeno SE mengatakan, dalam membangun 4 pilar itu memang tidak luput juga kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kesejahteraan pembangunan daerah merupakan salah satu pilar. Untuk itu, dalam mencapai semua itu didalam suatu daerah, khususnya di Kepulauan Meranti perlu adanya salah satu pilar.
"Maka dengan momen ini sebagai putra daerah yang peduli terhadap pembangunan daerah yang sebagai kader partai PDIP, kami berharap agar segala kesejahteraan masyarakat di Meranti yang masih belum dirasakan dapat perhatikan. Sehingga apapun kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal," harapnya.
Terkait pada RDP, banyak aspirasi masyarakat dalam hal kesejahteraan. Dari sekian banyaknya aspirasi itu, kata Sumpeno, kuat harapan masyarakat pada tanggul di lahan pertanian dapat segera dibangun dengan daya kualitas yang baik.
"Hal ini berkaitan dengan masalah pertanian, karena persoalan besar di bidang tersebut adalah dalam mengatasi dan menghindari masuknya air asin ke lahan sawah. Mudah - mudahan tanggul ini segera dapat dibangun, kita harap bisa yang lebih berkualitas dan tahan lebih lama," tuturnya.
Dengan harapan itu, Sumpeno menambahkan, anggota MPR RI agar dapat membantu dan memperjuangkan anggaran APBN dalam mengatasi segala kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti. Apalagi mengingat Meranti sedang dilanda pemotongan DBH yang sangat besar, akibat dari turunnya harga minyak mentah dunia.
"Cita - cita kami hanya satu bagaimana mewujudkan Meranti bisa lebih baik kedepannya," tutupnya.
Dapat disampaikan pula, kegiatan sosialisasi 4 pilar yang dilakukan oleh anggota MPR RI sekaligus anggota Komisi IV DPR RI di gedung Dharma Wanita, Selatpanjang diikuti sebanyak 150 peserta. Yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintahan Kepulauan Meranti.(*/zal)