TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, mendukung penuh perbaikan infrastruktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puri Husada Tembilahan menjadi lebih layak guna lagi, sehingga siapapun yang menjalani perawatan merasa nyaman dan senang.

Tidak seperti saat ini, dimana, keadaan infrastruktur rumah sakit yang masih bertipe C tersebut, sangat tidak nyaman ditempati oleh para pasien.

Seperti yang dijelaskan Direktur RSUD Puri Husada, Irianto di depan Komisi IV DPRD Inhil, Senin (12/10/2015) semalam, bahwa master plan pembangunan RSUD yang berada di atas tanah seluas 3,2 hektare itu akan dipercantik, dengan mengosongkan bagian depan.

''Jadi, tepat di depan rumah sakit itu, tidak ada lagi rumah penduduk, namun dijadikan taman, sehingga kemegahan RSUD dapat langsung terlihat dari tepian pantai,'' jelas Irianto.

Selain memegahkan bangunan, dikatakan Irianto, juga akan dibangun guest house sebanyak 54 kamar. Sehingga jika ada pasien yang datang jauh dari luar Tembilahan, keluarganya dapat menginap di guest house tersebut.

Jika pembangunan tersebut sudah terealisasi, dikatakan Irianto, jumlah tenaga kesehatan pun dapat bertambah, karena saat ini baru 22 orang dokter spesialis yang ada di RSUD yang sudah menjadi BLUD sejak tahun 2011 itu.

''Sebenarnya banyak dokter yang mau mengabdi di sini, tapi bangunan dan alat yang ada tidak memadai,'' tambahnya.

Selain itu, berdasarkan jenis pelayanan dan pelayanan spesialis, RSUD Puri Husada dikatakan sudah layak berganti merintis status menjadi tipe B.

''Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 129 tahun 2008, indikatornya, sebanyak 21 jenis pelayanan untuk rumah sakit tipe C, tapi saat ini, kita sudah memiliki 23 jenis pelayanan,'' sebut Irianto lagi.

Mendengar pemaparan itu, anggota Komsi IV sangat mendukung, apalagi seperti yang dikatakan Yuliantini, saat ini sebagian besar ruangan perawatan di RSUD sudah tidak memadai dan sangat memprihatinkan.

''Untuk itu, rencana pembangunan dan penataan gedung baru ini sangat diperlukan, karena mengingat keberadaan RSUD sebagai tempat pelayanan kesehatan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,'' tukas Yuliantini.(ayu)