YOGYAKARTA - Sepasang guru Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kapanewon (Kecamatan) Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, dipergoki muridnya mesum tanpa busana dalam ruang guru di sekolah pada Selasa (16/1/2024) petang.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, pihaknya sudah melakukan klarifikasi terhadap kedua guru yang melakukan perbuatan mesum tersebut. Keduanya mengaku khilaf dan spontan melakukannya saat menunggu jam ekstra kurikuler selesai.

"Sudah kami klarifikasi dan mengakui perbuatannya. Mereka berjanji tidak akan mengulang dan khilaf. Hanya sekali, Mengakui hanya spontan saat itu sedang menunggu jam ekstra," ujar Nunuk Setyowati melalui telepon, Jumat (26/1/2024).

Dijelaskannya, kedua guru yang laki-laki berinisial E dan perempuan N merupakan guru dengan status PPPK diangkat tahun 2022. Keduanya mengaku melakukan perbuatan tidak beretika itu di ruang guru, dan ditemukan oleh tiga orang murid.

"Di ruang guru, ruang gurunya itu terbuka lho," kata dia.

Nunuk mengatakan pihaknya sudah menonaktifkan keduanya dan tidak boleh mengajar.

"Untuk sanksi masih menunggu keputusan dari BKPPD Gunungkidul, kita tidak mengetahui nanti seperti apa keputusannya," ucap Nunuk.

Dikutip dari Inews.id, aksi tak senonoh sepasang guru itu terjadi saat jam pelajaran ekstrakurikuler Karawitan untuk kelas 5 SD.

Ketika pelajaran ekstrakurikuler berlangsung, tiba-tiba turun hujan deras. Para murid yang ketakutan meminta guru pengampu untuk menghentikan pelajaran karena mereka ingin pulang.

Guru ekstrakurikuler tersebut kemudian meminta beberapa murid untuk menghubungi wali kelas 5, berinisial B alias E, yang berada di ruang guru.

Perwakilan murid tersebut bermaksud meminta wali kelasnya meneleponkan orang tua mereka agar dijemput.

Setibanya di ruang guru, ketiga siswa itu melihat pintu terbuka. Merekan pun mengetuk pintu dan memberi salam, namun tak ada jawaban dari dalam.

Salah seorang murid kemudian memutuskan untuk masuk ke dalam ruangan. Setibanya di dalam, dia terkejut memergoki sepasang guru sedang mesum tanpa mengenakan pakaian.

Melihat kejadian tak pantas tersebut, ketiga siswa langsung melarikan diri, namun guru laki-laki mengejar mereka.

Guru tersebut meminta siswa untuk tidak menceritakan peristiwa tersebut kepada orang lain dan mengancam mereka jika terungkap.

Siswa akhirnya dijemput oleh orang tua mereka, dan dalam perjalanan pulang, mereka menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Orang tua dan komite sekolah kemudian protes ke sekolah dan meminta agar kedua guru tersebut diberi sanksi. Kepala SDN bersangkutan berinisial JAN, membenarkan adanya kejadian tersebut.

JAN mengatakan, pihaknya telah melaporkan peristiwa ini ke Dinas Pendidikan Gunung Kidul dan meminta agar kasus ini diproses sesuai aturan yang berlaku.

JAN berjanji untuk bekerja sama dan menyampaikan fakta yang ada. Dia mengaku mengetahui peristiwa ini dari laporan komite sekolah dan wali murid pada Jumat (19/1/2024).***