
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepengurusan Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Riau sudah dinyatakan 'ilegal' atau tidak sah karena tidak melibatkan perwakilan dari KONI Riau dalam menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada Oktober 2013 lalu. Untuk itu, Pengprov PGSI Riau berencana melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) ulang.
Namun mengingat waktu yang sempit jelang berlangsungnya pemilihan ketua umum KONI Riau pada 5 Desember 2013 mendatang, Pengprov PGSI Riau kemungkinan akan melaksanakannya usai Musorprov KONI Riau. Lantas bagaimana dengan hak suara PGSI Riau pada 5 Desember 2013?
Dikatakan Sekretaris Umum Pengprov PGSI Riau, Azwir kepada GoRiau.com, Minggu (24/11/2013) mengatakan, pengprov akan minta perpanjangan kepengurusan kepada PB PGSI agar bisa menggunakan hak suara pada Musorprov nanti.
"Mau tidak mau kita harus menggelar Musprov ulang. Namun waktu yang sempit jelang pemilihan Ketua Umum KONI Riau, kita meminta surat mandat untuk perpanjangan kepengurusan kepada PB. Tentunya kita tidak ingin kehilangan hak suara untuk memimpin olahraga Riau empat tahun ke depan," kata Azwir.
Saat ini PGSI Riau sudah mengantongi SK perpanjangan kepengurusan dari pusat. Meski sudah mendapatkan mandat, namun Azwir mengaku pengprov belum memutuskan kapan akan dilangsungkan. "Belum tahu, yang jelas setelah Musorprov KONI Riau. Lagian waktu perpanjangan cukup lama," tukas Azwir.
Seperti diketahui, biasanya SK perpanjang kepengurusan cabang olahraga maksimal selama enam bulan. Dalam rentang waktu tersebut pengprov harus memanfaatkannya untuk menggelar Musprov. Namun untuk gulat sendiri, kata Azwir, Pengprov PGSI Riau tidak akan menggunakan enam bulan tersebut.
"Tidak akan selama itu, minimal Januari 2014 kita sudah melangsungkan Musprov PGSI Riau. Ditambah karena apa yang menjadi hasil pada Musprov pertama tersebut tidak akan mempengaruhi dengan diulangnya Musprov kembali," lanjut Azwir.
Seperti diketahui, Musprov PGSI Riau pada 5 Oktober 2013 lalu dinyatakan tidak sah karena tidak ada undangan kepada KONI Riau sebagai peninjau dan pengawas berlangsungnya Musprov. Terpilih kembali Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Said Saqlul Amri memimpin PGSI Riau ke depan.
Satu-satunya suara yang dimiliki Pengprov PGSI Riau dari Kepulauan Meranti. Karena sampai saat ini PGSI Riau baru memiliki anggota atau pengcab di Meranti. Cukup disayangkan, namun diharapkan ke depannya olahraga gulat bisa tersebar ke seluruh kabupaten/kota di Riau.(tri)