PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau akan melakukan pengawasan ketat terhadap truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang beroperasi di jalan-jalan yang ada. Jika ketahuan, truk akan dipangkas atau dinormalisasi.

Namun sebelum aparat dinas perhubungan melakukan razia atau penegakan disiplin pengendara truk, Dinas Perhubungan Provinsi Riau sudah lebih dulu melatih kedisiplinan para pelaksana di lapangan dengan melakukan latihan di lapangan udara Roesmin Nurjadin dibawah terpaan TNI AU dari Arhanud 13/PBY.

'Personil Dishub Riau sudah kita tempa mental disiplin untuk menjalankan tugas. Mereka dilatih oleh TNI AU dari Arhanud 13/PBY, diharapkan bisa menunjang kinerja lebih baik," ujar Kepala Dishub Riau, Taufiq Oesman Hamid didampingi Kasi Pengawasan dan Pengendalian Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Suardi, Minggu (1/3/2020).

Dikatakan, penempaan mental aparatur ini seiring dengan semakin tingginya beban tugas yang diberikan kepada Dishub Riau terutama dalam memerangi truk over dimension over loading (Odol) yang banyak menyebabkan kerusakan jalan.

''Awal Maret ini kita akan melakukan razia besar-besaran terhadap truk Odol, dan langsung kita pangkas menjadi sesuai dengan standar,'' tutupnya.

Penegakan hukum terhadap truk Odol ini akan dilakukan Tim Penegakkan Hukum (Gakkum) terdiri dari Dinas Perhubungan Riau, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Riau, Ditlantas Polda Riau, dan Ditreskrimsus Polda Riau. ***