BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Pos jaga Angkatan Udara yang berada di Rokan Hilir, tepatnya di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai dibakar warga, Kamis (29/1/2015). Informasi sementara yang diperoleh menyebutkan, pembakaran dilakukan karena warga merasa ada oknum angkatan udara yang melaporkan aksi pembukaan lahan yang mereka lakukan kepada PT Diamond Raya Timber.

Informasi yang diperoleh GoRiau.com, Kamis (29/1/2015) sore, warga yang berasal dari wilayah perbatasan antara Kepenghuluan Darussalam dan Batu Teritip, menyerbu pos tersebut, lalu membakarnya.

Salah seorang warga Sinaboi, Wil, Kamis (29/1/2014) sore menyebutkan, persoalan itu dipicu karena ada warga yang berasal dari Kepenghuluan Darussalam membuka hutan dengan cara membeko lahan menggunakan alat berat di areal HPH PT Diamond Raya Timber.

Karena wilayah terlarang, petugas pos Angkatan Udara di Desa Teluk Dalam langsung melaporkan hal itu kepada manajemen perusahaan PT Diamond Raya Timber. Tidak senang karena telah dilaporkan, mereka pun membakar kantor pos itu. Hingga saat ini, belum ada informasi jumlah kerugian materi dan korban jiwa atas kejadian itu.

Sementara itu, untuk menghindari terjadinya konflik di wilayah itu, Kapolres Rokan Hilir, AKBP Subiantoro, SIk, SH sudah meminta Kapolsek Sinaboi, AKP Sawaluddin Pane untuk menenangkan warga agar jangan terprovokasi mengingat Desa Darussalam masih berada di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

''Karena tempat kejadian di Desa Teluk Dalam merupakan wilayah hukum Polres Dumai, jadi kita mengupayakan agar warga Darussalam menenangkan diri dan tidak terprovokasi,'' kata Kapolres Rohil, AKBP Subiantoro, SIk, SH kepada GoRiau,com via seluler.

Sementara itu Kapolresta Dumai, AKBP Tonny Hermawan, Sik belum bisa dihubungi dan terkait insiden pembakaran pos jaga itu. SMS yang dilayangkanpun hingga kini belum dijawab. (amr)