BENGKALIS, GORIAU.COM - Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bengkalis Riau, terus meluas. Di Sepahat misalnya, saat ini terdapat 20 titik api. Sementara itu jarak pandang hanya 30 - 50 meter sehingga helikopter tak bisa terbang untuk membantu melakukan pemadaman dengan menggunakan bom air.

Humas PT Arara Abdi-Sinar Mas Forestry, Nurul Huda, yang ikut turun ke lokasi kebakaran di Desa Sepahat dan Tanjung Leban, megatakan upaya pemadaman menggunakan helikopter tidak bisa dilakukan karena kabut sangat tebal.

''Kondisi ini diperparah lagi dengan angin yang bertiup kencang adan arahnya berubah-ubah,” ujar Nurul, Rabu (19/6/2013).

Sementara upaya pemadaman dari darat tetap dilakukan oleh regu pemadam perusahaan. Bahkan sejak kemarin ditambah lagi lima regu sehingga jumlah keseluruhan menjadi 15 regu. ''Hari ini kita menambah lagi lima regu sehingga totalnya menjadi 15 regu pemadam. Satu regu berjumlah 10 orang,'' jelas Nurul.

Ketika ditanya apakah areal HTI perusahaan ikut terbakar, menurut Nurul tanaman yang berada di sekitar perbatasan dengan kebun masyarakat sudah banyak yang layu akibat terkena panas tapi api belum sampai masuk ke areal perusahaan.

"Melihat titik api semakin meluas serta hembusan angin sangat kencang dan tidak terarah, kita menambah regu pemadaman kebakaran lima regu lagi," ujar Nurul. (jfk)