PEKANBARU, GORIAU.COM - Sebagian besar wilayah Riau mulai merasakan hasil Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) penyemaian garam. Salah satunya, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sudah merasakan hujan buatan. Warga diminta jangan lagi membuka lahan dengan cara membakar.

"Hujan buatan sudah mulai dirasakan. Saya baru saja kembali dari Rohul Safari Ramadan, di sana baru diguyur hujan," kata Andi Rachman, Selasa (7/7/2015).

Dirinya mengimbau, baik masyarakat Rohul maupun Riau secara keseluruhan jangan lagi melakukan pembakaran lahan. Prediksi kemarau yang akan melanda Riau akan berlangsung hingga Oktober dan November.

Dimana dampak kebakaran hutan dan lahan telah menyebabkan kabut asap di sebagian besar wilayah Riau. Setidaknya 1.352 hektar lahan Riau terbakar. Sebagian diantaranya telah berhasil dipadamkan, sisanya berupa lahan gambut masih diupayakan dengan mengandalkan hujan buatan.***