PEKANBARU, GORIAU.COM - Malang benar nasib Johindo R (19), mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru. Akibat berpacaran dengan Wati, dia akhirnya dgebuki oknum TNI yang bertugas di Pekanbaru. Akibat pukulan keras tersebut, Johindo terpaksa dirawat di rumah sakit Eka Hospital Pekanbaru.

Orang tua Johindo, Supirman kepada GoRiau.com, Senin (19/5/2014) menceritakan, masalah ini berawal ketidaksenangan Tari, teman Wati (pacar anaknya) kepada Johindo. Saat itu Tari, ujarnya tidak senang Johindo berpacaran dengan Wati, Dan Tari pun melaporkan kepada oknum TNI berinisial Sy.

Mendapat laporan dari Tari, Sy pun mengeroyok Johindo di depan SPBU Arifin Ahmad. Akibat penganiayaan itu, Johindo mengalami luka serius sehingga harus dirawat ke rumah sakit.

Karena itu, Supirman meminta agar pelaku penganiayaan segera diproses secara hukum. Pasalnya korban penganiayaan ini harus menjalani perawatan yang intensif di Rumah Sakit (RS) Eka Hospital.

''Saat ini anak saya yang dianiaya oknum TNI berinisial Sy itu, sedang menjalani perawatan yang intensif di RS Eka Hospital. Saya masalah ini diproses secara hukum. Karena, ini tindakkan tidak benar,'' terang Supirman, Senin (19/5/2014) saat di RS Eka Hospital.

Supirman, yang orang tua Johindo dan juga anggota TNI AD, berujar tidak mau anaknya ini mendapat perlakukan semena-mena. Maka, dirinya tidak tinggal diam didalam masalah ini dan akan melaporkan kejadian tersebut pada Mahkamah Militer. (rul)