
PEKANBARU, GORIAU.COM - Seorang pengusaha cangkang sawit di Pekanbaru, jadi korban penculikan oleh orang suruhan dari rekan bisnisnya, Selasa (26/5/2015). Ini bermula saat rekanan itu merasa dirugikan lantaran korban keluar dari kesepakatan bisnis.
Hendri S (46), diculik oleh enam orang suruhan rekan bisnisnya berinisial IS, di sekitar rumahnya, jalan Hasanuddin Pekanbaru, Selasa sore kemarin, sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelum diculik, korban terlebih dahulu di telepon untuk janjian bertemu disekitar gerai ponsel Modelux, tak jauh dari rumahnya. Setelahnya ia menghilang dibawa masuk ke mobil Avanza hitam bernomor polisi BM 1285 NX.
Informasi yang dihimpun GoRiau.com di Mapolresta Pekanbaru, Rabu (27/5/2015), ihwal penculikan bermula ketika Hendri memesan 100 Ton cangkang sawit kepada IS. Namun setelah barang itu sampai ke tangan Hendri, ternyata hanya 70 Ton cangkang yang dinyatakan layak pakai. Sebab itu, Hendri memutuskan mengembalikan 30 Ton cangkang kepada IS.
Karena merasa dirugikan, IS lalu meminta ganti rugi, namun Hendri menolaknya. Hingga akhirnya IS memutuskan untuk menculik Hendri. "Korban diduga diculik, dan akan dikembalikan kepada keluarga jika pembayaran 30 Ton lainnya sudah dilunasi," beber Wakasat Reskrim Polresta Pekanbaru, YE Bambang Dewanto, Rabu siang.
Sementara pihak keluarga baru sadar Hendri diculik, setelah mendapat informasi dari warga, kalau korban terakhir kali terlihat bersama lima pria yang tak dikenal, lalu dibawa masuk kedalam mobil. "Kita menerima laporan dari istri korban, dan langsung melakukan pengejaran," imbuhnya.
Alhasil, tiga orang berhasil diamankan polisi waktu itu juga, di sekitar jalan M Yamin. Sementara tiga lainnya menyusul beberapa jam setelahnya. "Tiga orang di jalan M Yamin, sementara tiga lainnya sempat membawa korban ke daerah Simpang Topas Tapung," jawabnya.
Keenam orang ini, berinisial LO, HR, FA, SR, MO dan S. Mereka diduga orang suruhan dari IS yang tak lain rekan bisnis Hendri. "Semuanya sudah kita mintai keterangan terkait kasus tersebut," tukas Wakasat di ruangannya. (had)