TELUK KUANTAN – Seorang petani bernama Arsyad, 41 tahun, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di Dusun 3, Desa Kompe Berangin, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau pada Selasa (4/7/2023) pukul 17.30 WIB. Saat ditemukan, Arsyad tergeletak bersimbah darah di jalan pertanian Pematang Sialang.

Menurut Nasrian, salah satu saksi yang pertama kali menemukan korban, Arsyad ditemukan dalam kondisi mengerikan.

"Sekira pukul 17.35 WIB, saya pulang dari kebun dan melihat Arsyad tergeletak di tengah jalan," ujar Nasrian. Setelah menemukan korban, Nasrian segera memberitahu keluarga Arsyad dan warga setempat.

Erni Endrawati, saksi lainnya, mengungkapkan bahwa ia mengetahui kejadian ini dari Nasrian. "Sekira pukul 17.45 WIB, Nasrian memberitahu saya bahwa Arsyad tergeletak di tengah jalan dalam kondisi bersimbah darah," kata Erni. Mengetahui hal ini, Erni langsung memberitahu Maida Herlina, istri dari korban.

Maida Herlina, istri korban, yang juga merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil, menjelaskan bahwa Arsyad meninggalkan rumah sekitar pukul 17.00 WIB untuk pergi ke kebun.

"Sekira pukul 17.50 WIB, saya diberitahu oleh Erni bahwa suami saya tergeletak di tengah jalan arah ke kebun," ungkap Maida.

Pelaku pembunuhan Arsyad hingga saat ini masih belum diketahui. Polisi telah mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencatat keterangan dari para saksi, serta mengamankan barang bukti. Selain itu, Polisi juga telah melaksanakan olah TKP untuk mencari tahu lebih lanjut tentang kronologi kejadian.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, saat dikonfirmasi, Selasa (4/7/2034) malam mengatakan, pihaknya sedang bekerja untuk mengungkap kasus pembunuhan ini.

"Kami akan terus melakukan penyelidikan dan pengusutan hingga tuntas," tegas Kapolres. (grc1)